Cara Mengganti Air Radiator Mobil Suzuki Karimun Sendiri

29

Mas_Mun kembali lagi kali ini dengan artikel cara mengganti air radiator mobil Suzuki Karimun Estilo yang bisa dilakukan sendiri di rumah tanpa perlu alat dan teknik khusus. Petunjuk peggantian air radiator ini juga berlaku umum untuk semua jenis mobil dengan brand Jepang khususnya dari keluarga Suzuki seperti Ertiga, Swift dan Karimun Wagon R. Artikel ini sebenarnya sudah lama sekali ingin dibuat tepatnya dari akhir tahun lalu tapi baru terealisasi sekarang karena ada Pemirsah pembaca blog Karimun Estilo yang me-request.

Suzuki Coolant Rekomendasi Pabrikan

Suzuki Coolant Rekomendasi Pabrikan atau dapat menggunakan merek lain

Latar belakang menganti air radiator Suzuki Karimun Estilo sendiri karena pada waktu service rutin di salah satu bengkel resmi Suzuki sempat iseng menanyakan biaya untuk ganti air radiator termasuk ongkos jasanya, total sekitar Rp 210.000. Rincian biaya tersebut adalah Rp 110.000 untuk  coolant genuine Suzuki dan Rp100.000 untuk ongkos jasa. Kemudian ketika tiba saat untuk ganti cairan radiator diputuskanlah untuk dilakukan sendiri, toh sistem pendingin mesin mobil Jepang tidak serumit mobil Eropa. Buku manual Suzuki sendiri menganjurkan jadwal penggantian air radiator dilakukan setiap 40.000 kilometer.

Yang perlu disiapkan adalah Suzuki Coolant yang tidak perlu lagi dicampur air, Mas_Mun prefer bawaan pabrikan karena sudah tentu formulanya sudah teruji. Satu jerigen warna hitam isinya 4 liter, untuk Suzuki Karimun Estilo atau Wagon R cukup membeli satu jerigen karena kapasitas cairan pendingin mesin di kedua mobil tersebut hanya 4 liter. Sedangkan untuk air radiator Suzuki Ertiga atau all new Swift kata mekani di bengkel resmi Suzuki harus beli 2 jerigen coolant Suzuki karena kapasitas radiatornya lebih dari 4 liter, tapi akan tersisa banyak dari dua jerigen tersebut yang dapat disimpan sebagai cadangan. Anda dapat memilih cairan coolant merek lainnya entah yang dicampur atau pun yang siap pakai, tapi penggunaan radiator coolant pada kendaraan wajib hukumnya untuk mengindari karat.

Jangan sekali-kali hanya menggunakan air murni untuk cairan radiator karena dapat menimbulkan karat.

Cara Mengganti Air Radiator mobil tutupi motor kipas

Cara Mengganti Air Radiator mobil tutupi motor kipas

1) Oke langkah pertama menerapkan cara mengganti air radiator mobil sendiri adalah lepas tutup radiator saat mesin dingin dengan memutar tutupnya ke kiri 1/4 putaran hingga tertahan (Jangan menekan saat pertama memutar), tunggu hingga tekanan dari dalam terlepas (suara mendesis) kemudian tekan tutupnya sambil teruskan memutar ke kiri 1/4 putaran lagi.

2) Kemudian panaskan mesin mobil Suzuki anda hingga bagian atas radiator hose panas ditandai dengan air yang mulai menggelembung-gelembung di lubang tutup tadi. Tujuan dari memansakan mesin adalah pada saat mesin dingin air radiator belum bersirkulasi secara total sehingga jika ingin dikuras tidak semuanya terkuras. Pada saat kondisi mesin mulai panas inilah cairan pendingin mesin bersirkulasi secara total, ketika mesin sudah panas saat itu segera matikan mesin.

3) Kemudian buka saluran pembuangan di bagian bawah radiator, untuk semua mobil tutup bagian pembuangan ini bentuknya sama, terlihat pipih berwarna putih ketika masih terpasang. Putar ke kiri atau berlawanan arah jarum jam untuk membuka. Pastikan air di radiator sudah habis termasuk buang juga air di tabung reservoir.

Tutup saluran pembuangan dibuka dari kolong mobil

Tutup saluran pembuangan dibuka dari kolong mobil

4) Tutup kembali saluran pembuangan tadi, kemudian isi lagi dengan air keran untuk menguras. Sebelum mengisi air sebaiknya lindungi motor kipas radiator dengan plastik untuk menghindari kemungkinan konslet.

5) Nyalakan mesin lagi dengan tutup radiator terbuka hingga radiator hose bagian atas panas dan air mulai bergelembung. Kembali, buang isi radiator dengan membuka saluran pembuangannya.

6) Lakukan beberapa kali hingga cairan yang terbuang terlihat jernih. Mas_Mun mengulangi langkah ini hingga 4 kali.

7) Setelah air yang keluar jernih dan habis terbuang tutuplah bagian pembuangan dan isikan dengan radiator coolant hingga penuh. Kemudian nyalakan mesin kembali sambil menambahkan radiator coolant sedikit demi sedikit hingga ketinggian permukaan air mencapai posis lubang yang mengarah ke selang tabung resevoir. Ketika mesin mulai panas radiator coolant mulai masuk ke dalam water jacket di mesin sehingga tinggi permukaan air di radiator menurun/berkurang.

Tutup radiator tabung reservoir Suzuki Karimun Estilo

Tutup radiator dan tabung reservoir Suzuki Karimun Estilo

8) Pasang tutup radiator, pastikan bentuk tutup yang melebar lurus di posisi kanan-kiri. Isi pula tabung reservoir dengan coolant sebanyak 0,4liter atau hingga batas garis maximun.

Update: Harga cairan coolant saat ini sudah Rp 115.000 di bengkel resmi Suzuki.

Note: Setelah menguras dan mengganti cairan pendingin mesin biasanya isi di tabung reservoir akan cepat berkurang, hal ini wajar sebab cairan baru memasuki water jacket di mesin ketika benar-benar sudah mencapai suhu optimal ketika mobil dijalankan. Jika berkurang hanya tambahkan melalui tabung reservoir jangan langsung melalui tutup radiator. Jika air berkurang secara derastis di tabung reservoir pastikan tutup pembuangan sudah tertutup rapat dan tidak terdapat tetesan air.

Perhatian: Radiator coolant mengandung zat kimia, jika terkena oleh cairan tersebut segera cuci tangan anda dengan sabun. Karena itu pula coolant sebaiknya tidak langsung dibuang ke tanah, Mas_Mun mencampurnya dengan 1Kg arang dan membiarkannya dua hari sebelum membuang limbah coolant tersebut. Tujuannya agar karbon arang dapat menyerap zat berbahaya dan terpisahkan dari cairan limbah radiator coolant.

Topik: Mesin | Tagged , harga air radiator, harga air radiator mobil, harga radiator coolant, air radiator, water coolant terbaik.

29 comments
  • rasyid
    October 3, 2016

    Sore mas mun, saya pake swift st 2011, kemaren pipa yang dekat tempat dudukan thermostat bocor (pakai coolant dari mobil baru sampe sekarang), sekarang udah di tambal pake lem besi/ lem hitam putih, alhamdulillah udah dibawa jalan 500km lebih aman, gk ada lagi bocor. Habis bongkar kemaren, radiator cuma diisi pake air biasa, sekarang mau ganti coolant lagi, aman gk tu mas mun ? Takutnya coolant punya efek ke lem nya, bisa bocor gk tu lem gara2 coolant ? Terima kasih mas mun penjelasannya.


    • MasMun
      October 3, 2016

      Lem sifatnya nggak permanen mas Rasyid, jadi kalau setelah di lem berharap bisa dipake terus untuk jangka waktu yang panjang kurang tepat(sewaktu-waktu bisa bocor lagi). Coolant punya efek mengikis karat, kalau mengikis lem saya belum pernah nyoba tapi kalau sekitar bidang yang dilem sudah berkarat pasti akan timbul kebocoran juga di sekitar lem-an tersebut karena terkikis coolant.


  • Haris
    September 2, 2016

    Mas Mun,air di tabung reservoir Karimun Estilo sy sering berkurang,kadang2 snpai habis,sekali seminggu sy menambah air reservoir nya,tp air diradiator gak kurang,solusinya gimana ya?


    • MasMun
      September 2, 2016

      Air di radiator tidak berkurang karena mengambil dari reservoir, tapi kalau di resvoir habis dan dibiarkan maka yg diradiator jg akan berkurang. Cek apakah ada kebocoran di blok mesin atau rdaiator, jika tidak ada kemungkinan pegas tutup radiatornya sudah lemah.


  • mfiq
    August 23, 2016

    mas mun, klo di atas /pinggiran tutup tabung reservoir pagi2 suka muncul cairan coolant… apa akibat tutup ny sdh afkir ya…


    • MasMun
      August 27, 2016

      Nutupnya kurang rapat mungkin atau ada retakan di tabung reservoir-nya?


  • Tyna
    August 14, 2016

    estilo saya ada kendala,kalo sehabis saya isi air itu sampai maksimal,tp dibawah ada yg bocor kenapa?saya belum ngolong,maklum cewe rada gaptek.sebetulnya bocorny apa yah biasanya?klo ganti atw service berapa biasany?makasi


    • MasMun
      August 14, 2016

      Yang dimaksud bocor jangan-jangan air buangan AC? Coba kalau pagi sebelum menyalakan mesin di cek dikolong mobil apakah ada tetesan air dan volume air radiator di tabung reservoir(tabung cadangan) cepat sekali berkurang? Kalau iya berarti ada kemungkinan bagian tersebut yang bocor.

      Tapi kalau habis jalan dan pakai AC ada tetesan di bawah mobil, berarti itu air buangan AC mbak Tyna.


  • Martin
    June 20, 2016

    @MasMun yang baik, tanya ya. Apakah lebih baik kurasnya pakai air kran (pdam yang mengabdung kaporit) atau air murni seperti rivero dan semacamnya, dan pelu ga kuras radiator dengan obat flushing..
    —–
    4) Tutup kembali saluran pembuangan tadi, kemudian isi lagi dengan air keran untuk menguras. Sebelum mengisi air sebaiknya lindungi motor kipas radiator dengan plastik untuk menghindari kemungkinan konslet.


    • MasMun
      June 22, 2016

      Ketika menguras lebih baik sih pakai air murni, kemudian cairan Flushin radiator perlu atau nggak? Kalau sebelumnya sudah pakai coolant tidak perlu.


  • Yudi
    June 18, 2016

    Mas mun, mau nanya, kalo untuk penambahan air radiator, bisa menggunakan merek lain apa tidak ya. Tks


    • MasMun
      June 18, 2016

      Untuk menambahkan air radiator cukup pakai air murni biasa.


  • chan
    May 19, 2016

    klo kuras radiator tiap 20 KM,, klo sebelum itu boleh gak?


    • MasMun
      May 21, 2016

      Boleh, nggak ada masalah. Tapi sewaktu mengisi jangan di isi air keran atau air biasa ya.


  • faiz
    April 1, 2016

    Saya baru beli karimun kotak th 2004 langsung saya bawa ke bengkel resmi utk periksa segala mscam termasuk radiator. Ternyata air dalam radiator adalah air murni, bukan coolant yg biasa utk radiator.Saya minta diganti dg coolant. Tp kata mekaniknya tdk bisa langsung ganti coolant krn kerak2 dalam radiator dan selang2nya bisa rontok yg dpt berakibat tersumbatnya radiator. Kalo akan ganti dg coolant, radiator hrs diservis dulu utk mebersihkan kerak2nya. Shg sampe skarang saya pakai air murni. Apa benar tindakan mekanik tersebut? Mohon penjelasannya, Terima kasih.


    • MasMun
      April 1, 2016

      Betul pak Faiz. Sistem pendingin mesin menggunakan air sehingga “jeroan” mesin dan radiator yang terbuat dari material besi(FE) sangat rawan berkarat. Kalau selama ini tidak pernah menggunakan coolant maka dpt dipastikan akan ada tumpukan karat di saluran cairan pendingin mesin. Karat yang sudah menempel terlalu tebal jika diberi coolant akan terkikis, dan karena terkikis maka akan beresiko menimbulkan kebocoran.

      Sebaiknya di lepas dulu radiatornya untuk dibersihkan, kemudian selang dan thermostatnya dicek dan juga dibersihkan. Jika langsung di isi coolant tidak lama harus dikuras lagi karena akan tercampur rontokan karat.


  • Wahyu
    March 28, 2016

    Om..kalau letak tutup pembuangan radiator nya d sebelah mana ya tepat nya? Kmren sekilas ngolong depan mobil ga ktmu? Enaknya ambil dari sudut mana? Makasih.


    • MasMun
      March 30, 2016

      Ngolong di bagian depan mobil bagian tengah, cari saja yang warnanya putih.


  • irwan
    September 5, 2015

    nice info..thanks


  • Saeleko
    August 8, 2015

    Terima kakasih om petunjuknya akan saya coba sebab selama ini suka pergi ke bengkel.


  • radian bimo
    June 13, 2015

    Mas mun aku mw tanya kalo isi air radiator tidak boleh langsung dari tutup radiator nya ya. Harus isi lewar tank cadangan. Punyaku suzuki new splash… apa takut ada udara dalam radiator ya?

    Trims om


    • MasMun
      June 13, 2015

      Betul Om harus dari wadah cadangan, karena percuma kalau radiator penuh tapi cadangannya kosong. Fungsi tabung cadangan itu sebenarnya ada dua, jika kurang dia sebagai cadangan dan jika air radiator memuai dia sebagai wadah penampung karena itu ketika mengisi tabung reservoir/cadangan jangan melewati batas Maks.


  • toni mulyono
    June 10, 2015

    Terima kasih banyak Mas_Mun


  • toni mulyono
    June 8, 2015

    Mas_Mun yg baik,mau tanya kalo saya hanya mau menambah air radiator saja tanpa menguras boleh ato tidak dan cara mengisinya dari tabung cadangannya langsung ato dari mana ? trima kasih atas jawabannya.


    • MasMun
      June 8, 2015

      Air radiator boleh ditambahkan jika sudah berkurang, cara menambahkannya lewat tabung cadangan. Perhatikan juga garis batas maksimal di sisi luar tabung Ma Toni, jangan melebihi garis tersebut. Walaupun boleh ditambhakan jika kurang, tapi seharusnya air radiator dikuras setiap 20.000 kilometer.


  • duwee
    June 4, 2015

    Makasih om tutorial nya.. sangat membantu..


    • MasMun
      June 4, 2015

      Sama-sama mas Dwi, senang bisa berbagi :)


      • yustina
        September 7, 2016

        air coolant di dlm tabung cadangan mobil suzuki splash tahun 2012 punya sy kenapa warnanya keruh atw tidak bening apakah ini tdk wajar atw bagaimana ?


        • MasMun
          September 10, 2016

          Air coolant biasanya berwarna kuning atau cokelat tanpa endapan, kalau kuning namun ada endapan maka itu adalah karat. Kalau muncul karat hingga ada endapan yang cukup banyak maka kemunkinan besar radiator hanya di-isi air biasa(H2O).


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+