Cari Mobil Bekas CBU Perhatikan Surat Kelengkapannya

4
Contoh Faktur Mobil Kendaraan Bermotor

Akan Lebih Baik Jika Faktur Mobil Masih Tersimpan

Apakah anda sedang cari mobil bekas CBU? Maka sebaiknya anda perhatikan surat kelengkapannya, seharusnya bukan hanya sekedar BPKB dan STNK. Namun sebelum membahas mengenai surat-surat sebagi bukti legalitas kendaraan mari kita mengenal lebih dahulu kategori kendaraan berdasarkan tempat perakitannya. Berdasarkan lokasi perakitannya menurut peraturan Kementrian Perindustrian maka kendaraan bermotor dibagi menjadi tiga. Yaitu:

  1. CKD (Completely-Knocked-Down): Istilah CKD adalah kendaraan bermotor dalam kondisi terurai yang dirakit pada sebuah pabrik yang berada di dalam negeri. Komponen yang terurai dapat berasal dari dalam negeri atau impor.
  2. ICD (Incompletely- Knocked-down): Kendaraan bermotor yang didatangkan secara tidak utuh atau tidak lengkap, yang selanjutnya akan dirakit dan dilengkapi agar dapat berfungsi sebagai kendaraan bermotor roda empat. Dikatakan tidak utuh karena mobil didatangkan dalam bentuk minimal dua barang terurai yang nantinya akan dirakit di dalam negeri.
  3. CBU (Completely-Build-Up): Nah kalau mobil kategori ini adalah mobil yang diimpor atau didatangkan dalam bentuk utuh (lengkap) atau Compltely dari negara asalanya(luar negeri). Contohnya adalah Toyota Alphard, Yaris, Hilux, Suzuki Celerio, Karimun Estilo, Ferrari atau bahkan Lamborghini yang ‘dimasukkan’ ke pasar Indonesia.

Mobil CBU Memiliki Form A Dari Bea Cukai

Karena mobil CBU didatangkan secara utuh dari luar negeri maka diperlukan Surat Keterangan Tentang Pemasukan Kendaraan Bermotor dari Dirjen Bea dan Cukai untuk memenuhi aspek legalnya. Surat tersebut itulah yang biasa disebut Form A atau Formulir A. Form A pada mobil CBU wajib ada karena itu adalah bukti legal sebagai dasar dikeluarkannya STNK dan BKPB untuk kendaraan yang bersangkutan.

Form A Mobil CBU Dari Bea Cukai

Form A Mobil CBU Dari Bea Cukai

Dirjen Bea dan Cukai akan mengeluarkan Form A untuk mobil CBU yang masuk ke Indonesia yang telah memenuhi segala kewajiban pajak, bea, dan lain-lain. Setiap mobil baru yang didatangkan secara CBU atau kondisi utuh wajib memiliki Form A kecuali mobil tersebut akan digunakan oleh kedutaan besar atau perwakilan lembaga internasional yang berada di Indonesia.

Ketika anda mencari mobil bekas CBU akan lebih baik jika penjual melampirkan Form A ketika menjual mobilnya kepada anda, bukan hanya sekedar BPKB dan STNK. Lalu bagaimana mengetahui mobil yang kita beli adalah mobil bekas CBU atau bukan?

Contoh BPKB Model Baru Keterangan Mobil CBU

Contoh BPKB Model Baru Keterangan Mobil CBU

Cara pertama yang paling valid adalah dengan mengidentifikasi dari nomor VIN atau nomor rangka mobil. Artikel sudah pernah di ulas sebelumnya: Cara membaca VIN atau nomor rangka. Cara kedua yang lebih mudah adalah dengan melihat BPKB-nya.

Jadi jika mobil bekas Toyota, Suzuki, Honda ataupun mobil lainnya yang sedang anda incar ternyata adalah mobil CBU maka sebaiknya kendaraan tersebut juga dilengkapi  dengan Form A dari Dirjen Bea dan Cukai yang masih disimpan oleh pemilik sebelumnya.

 

Topik: Mobkas | Tagged , faktur bpkb, kelengkapan surat mobil built up, Form a mobil, contoh faktur bpkb, faktur mobil untuk pemilik.

4 comments
  • ari
    June 23, 2016

    mohon info bagaimana jika mobil tersebut tidak ada form a nya? apakah akan bermasalah?


    • MasMun
      June 24, 2016

      Kalau mobil CBU baru tidak ada Form-A berarti belum bayar pajak dan tidak bisa diterbitkan surat-surat kendarannya, alias ilegal untuk dikemudikan di jalan raya. Kalau mobil bekas CBU bisa di cek di BPKB di halaman Dokumen Registrasi Pertama nanti di situ ada nomor Form A-nya, kalau sudah tercantum tapi tidak ada lembar Form A kemungkinan hanya karena hilang.


      • damak
        October 13, 2016

        Nanya gan, klo di BPKB blm blm ditulis nmr form A nya tetapi form A aslinya ada gmn ? Tks


        • MasMun
          October 15, 2016

          Biasanya di BPKB tertulis dasar penerbitannya dan tertulis FORM A. Ada tulisannya seperti itu nggak?


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+