Cari Mobil Bekas CBU Perhatikan Surat Kelengkapannya

15
Contoh Faktur Mobil Kendaraan Bermotor

Akan Lebih Baik Jika Faktur Mobil Masih Tersimpan

Apakah anda sedang cari mobil bekas CBU? Maka sebaiknya anda perhatikan surat kelengkapannya, seharusnya bukan hanya sekedar BPKB dan STNK. Namun sebelum membahas mengenai surat-surat sebagi bukti legalitas kendaraan mari kita mengenal lebih dahulu kategori kendaraan berdasarkan tempat perakitannya. Berdasarkan lokasi perakitannya menurut peraturan Kementrian Perindustrian maka kendaraan bermotor dibagi menjadi tiga. Yaitu:

  1. CKD (Completely-Knocked-Down): Istilah CKD adalah kendaraan bermotor dalam kondisi terurai yang dirakit pada sebuah pabrik yang berada di dalam negeri. Komponen yang terurai dapat berasal dari dalam negeri atau impor.
  2. ICD (Incompletely- Knocked-down): Kendaraan bermotor yang didatangkan secara tidak utuh atau tidak lengkap, yang selanjutnya akan dirakit dan dilengkapi agar dapat berfungsi sebagai kendaraan bermotor roda empat. Dikatakan tidak utuh karena mobil didatangkan dalam bentuk minimal dua barang terurai yang nantinya akan dirakit di dalam negeri.
  3. CBU (Completely-Build-Up): Nah kalau mobil kategori ini adalah mobil yang diimpor atau didatangkan dalam bentuk utuh (lengkap) atau Compltely dari negara asalanya(luar negeri). Contohnya adalah Toyota Alphard, Yaris, Hilux, Suzuki Celerio, Karimun Estilo, Ferrari atau bahkan Lamborghini yang ‘dimasukkan’ ke pasar Indonesia.

Mobil CBU Memiliki Form A Dari Bea Cukai

Karena mobil CBU didatangkan secara utuh dari luar negeri maka diperlukan Surat Keterangan Tentang Pemasukan Kendaraan Bermotor dari Dirjen Bea dan Cukai untuk memenuhi aspek legalnya. Surat tersebut itulah yang biasa disebut Form A atau Formulir A. Form A pada mobil CBU wajib ada karena itu adalah bukti legal sebagai dasar dikeluarkannya STNK dan BKPB untuk kendaraan yang bersangkutan.

Form A Mobil CBU Dari Bea Cukai

Form A Mobil CBU Dari Bea Cukai

Dirjen Bea dan Cukai akan mengeluarkan Form A untuk mobil CBU yang masuk ke Indonesia yang telah memenuhi segala kewajiban pajak, bea, dan lain-lain. Setiap mobil baru yang didatangkan secara CBU atau kondisi utuh wajib memiliki Form A kecuali mobil tersebut akan digunakan oleh kedutaan besar atau perwakilan lembaga internasional yang berada di Indonesia.

Ketika anda mencari mobil bekas CBU akan lebih baik jika penjual melampirkan Form A ketika menjual mobilnya kepada anda, bukan hanya sekedar BPKB dan STNK. Lalu bagaimana mengetahui mobil yang kita beli adalah mobil bekas CBU atau bukan?

Contoh BPKB Model Baru Keterangan Mobil CBU

Contoh BPKB Model Baru Keterangan Mobil CBU

Cara pertama yang paling valid adalah dengan mengidentifikasi dari nomor VIN atau nomor rangka mobil. Artikel sudah pernah di ulas sebelumnya: Cara membaca VIN atau nomor rangka. Cara kedua yang lebih mudah adalah dengan melihat BPKB-nya.

Jadi jika mobil bekas Toyota, Suzuki, Honda ataupun mobil lainnya yang sedang anda incar ternyata adalah mobil CBU maka sebaiknya kendaraan tersebut juga dilengkapi  dengan Form A dari Dirjen Bea dan Cukai yang masih disimpan oleh pemilik sebelumnya.

 

Topik: Mobkas | Tagged , faktur bpkb, kelengkapan surat mobil built up, contoh faktur pembelian mobil, biaya balik nama mobil ex kedutaan, proses faktur mobil cbu.

15 comments
  • Abe
    May 22, 2017

    Jadi kalau mobil CBU, apakah hanya dilengkapi Form A saja atau Faktur + Form A? Tkasih.
    Dan kalau Form A hilang (tapi di Hal 4 BPKB tertera nomor Form A), apakah bisa diterbitkan baru dan bagaimana caranya? Tkasih


    • MasMun
      May 24, 2017

      Seperti sudah dijelaskan di atas, bahwa BPKB dan STNK mutlak harus ada. Dan Faktur dari dealer sebaiknya juga ada, fungsi faktur bukan untuk pengurusan legalitas mobil di SAMSAT tapi ketika pembeli mobil berikutnya ingin mengajukan kredit mobil bekas maka diperlukan faktur. Form A tidak bisa diterbitkan lagi jika sudah hilang, tapi berkas-berkas mobil kita yang di SAMSAT sudah ada salinannya.

      Yang menjadi masalah kalau ternyata dasar penerbitannya ternyata Form B bukan Bukan form A, jadi ketika kita membeli mobil bekas CBU yang masih berdasar form B maka ketika balik nama kita harus melunasi dulu kewajiban bea masuk yang belum dibayarkan. Karena kendaraan CBU Form B itu biasanya untuk kedutaan yang bebas bea masuk, namun jika pindah kepemilikan ke masyarakat biasa maka bea masuk harus dibayarkan.


  • Abimael
    March 4, 2017

    Halo, kalo Form A sudah hilang entah kemana. Kira2 mempengaruhi harga jual ?
    Kalau faktur hilang sih otomatis akan mengurangi harga jual pasaran kan ya.


  • Jeffry
    February 20, 2017

    Kalau form A nya hilang bagaimana gan?


    • MasMun
      February 23, 2017

      Nggak masalah pak,, Form A sebenarnya hanya untuk penerbitan BPKB pertama kali.


      • Jeffry
        March 19, 2017

        Saya lg nama BBN mobil, tapi samsat minta form A nya. Gimana ya mas kalau ga ada?
        Saya udah 6 bulan nih ga kelar kelar gara” Form A


        • MasMun
          March 20, 2017

          Mas Jeffry sepengetahuan saya(mohon maaf kalau salah) FORM A Asli itu dipegang kita dan tidak diserahkan ketika balik nama atau mutasi sekalipun. Karena ketika saya Mutasi dan BBN, Form A saya pegang dan masih ada di saya sampai saat ini. Form A dibutuhkan untuk penerbitan BPKB pertama kali, sehingga di BPKB halaman 3 Dokumen registrasi pertama tertulis dasar penerbitan adalah FORM A no sekian-sekian.

          Nah jika mobil bekas yang mas Jefry punya mungkin eks kedutaan yang belum memiliki Form A, memang harus membayar bea masuk-nya terlebih dahulu karena untuk mobil-mobil seperti itu belum membayar bea masuk ketika pertama kali masuk dulu.

          Jadi coba dilihat di halaman 3 BPKB-nya di baris Form A/B tertulis FA berarti sebenarnya ada form A-nya.


      • Jeffry
        March 19, 2017

        Pak, saya kan beli mobil bekas CBU, nah form A nya ga ada. udah 6 bulan terkatung katung. ada solusinya ga ya pak?


        • Jeffry
          March 20, 2017

          Jadi mobilnya itu dulu A/n PT domisili bekasi kabupaten, beli di dealer ford (ford everest). terus sama yang si punya di BBN ke a/n Pribadi plat Karawang. nah saya beli nih mobilnya. terus mau BBN ke Bekasi Kota. tapi sama pihak samsat diminta berkas Form A nya. logikanya kalau udah ada bpkb pasti ada form A kan ya. nah ini samsat minta ngotot form A nya. terus udah pakai surat kehilangan tetap gamau.
          gimana ya mas adu pusing saya


        • MasMun
          March 20, 2017

          Seharusnya sih nggak perlu kalau sudah seperti itu, cari kenalan orang dalam samsat aja mas.


  • ari
    June 23, 2016

    mohon info bagaimana jika mobil tersebut tidak ada form a nya? apakah akan bermasalah?


    • MasMun
      June 24, 2016

      Kalau mobil CBU baru tidak ada Form-A berarti belum bayar pajak dan tidak bisa diterbitkan surat-surat kendarannya, alias ilegal untuk dikemudikan di jalan raya. Kalau mobil bekas CBU bisa di cek di BPKB di halaman Dokumen Registrasi Pertama nanti di situ ada nomor Form A-nya, kalau sudah tercantum tapi tidak ada lembar Form A kemungkinan hanya karena hilang.


      • damak
        October 13, 2016

        Nanya gan, klo di BPKB blm blm ditulis nmr form A nya tetapi form A aslinya ada gmn ? Tks


        • MasMun
          October 15, 2016

          Biasanya di BPKB tertulis dasar penerbitannya dan tertulis FORM A. Ada tulisannya seperti itu nggak?


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+