Konsumsi BBM Mobil Paling Irit Yang Sesungguhnya

2

Jika anda ingin mengatahui mobil paling irit yang sesungguhnya jangan berpatokan pada hasil test media-media elekrtonik nasional. Mengapa? Karena itu adalah hasil test uji mobil irit, bukan hasil konsumsi bbm(bahan bakar minyak) dengan cara mengemudi sehari-hari. Sebagai contoh ada pengtesan yang hanya dilakukan di rute jalan tol dengan dikawal polisi sehingga kecepatan bisa stabil dan minimnya hambatan di jalan raya yang menyebabkan mobil berhenti. Seperti sudah kita ketahui bahwa kondisi lalulintas macet(kendaraan stop and go) itulah yang bikin mobil jadi boros, padahal itulah kondisi lalulintas sehari-hari di kota besar di Indonesia.

Konsumsi Bensin-Suzuki Karimun Cukup Irit

Konsumsi Bensin-Suzuki Karimun Cukup Irit

Yang lebih konyol lagi ada pabrikan yang megetes mobilnya di Paving Ground(semacam sirkuit) milik produsen ban yang biasa digunakan untuk mengetes produk ban baru mereka. Jadi bayangkan, mobil di test berputar-putar di lintasan kosong dengan kecepatan konstan tanpa ada hambatan lalulintas dan kemudian diulas di media elektronik bahwa produk mobil baru mereka adalah mobil irit bbm. Cilakanya banyak calon pembeli mobil yang percaya dengan data tersebut dan kaget ketika telah membeli mobil tersebut begitu digunakan untuk harian konsumsi bbm mobil mereka tidak seirit seperti yang diberitakan.

Sebagai contoh konsumsi BBM Mobilio, salah satu produk andalan Honda yang menurut data test mencapai 24 kilometer per liter, apakah memang betul segitu? Jawabannya betul, tapi menurut penjabaran pengemudinya injakan pedal gas yang dilakukan sangat perlahan, kecepatan konstan, dan tidak pakai AC. Apakah dalam keseharian kita dapat  mengemudi dengan cara tersebut?

Contoh lain Konsumsi BBM Suzuki Karimun Estilo pada acara launchingnya oleh Suzuki di tahun 2009. Ketika di test oleh para jurnalis dari Bandung melewati tol Cipularang dapat meraih hasil 1:31(satu liter untuk 31 kilometer), atau Karimun Wagon R AGS otomatis yang ketika pada acara launchinnya membukukan hasil 1:36,16(data dari Otomotifnet). Wow, mungkin inilah mobil paling irit di Indonesia. Namun apakah hasil untuk penggunaan harian di jalan raya membukukan angka yang sama? Jawabannya tentu tidak.

Indikator Bensin di mobil Suzuki

Indikator Bensin di mobil Suzuki

Konsumsi BBM Suzuki New Karimun Estilo yang Mas_Mun gunakan untuk harian adalah sekitar 1:15(satu liter untuk 15 kilometer) untuk didalam kota dengan cara mengemudi normal yaitu penggantian gigi dilakukan pada range 2500-3000rpm dan pastinya kondisi AC yang menyala. Bisa lebih irit lagi 1:17-18 untuk di dalam kota jika penggantian gigi dilakukan pada 2000rpm, tapi akeselerasinya jadi pelan dan itu sungguh tidak nyaman untuk penggunaan harian di lalulintas yang ramai. Bayangkan kita mau menjaga konsumsi bahan bakar seirit mungkin tapi jarak dengan mobil di depan menjadi jauh karena berjalan perlahan tapi dibelakang kita mobil lain malah mengantri panjang.

Sedangkan untuk konsumsi bensin luar kota, konsumsi BBM Karimun Estilo dapat membukukan 1:18-20. Satu liter untuk 18-20 kilometer, dengan cara membawa normal. Walaupun terlihat irit tapi bagaimanapun tidak bisa menghasilkan konsumsi bbm sefantastis hasil lomba mobil paling irit bbm yang membukukan hingga 1:36,16 karena motivasi pengendaraannya berbeda. Yang biasa dilakukan pada acara launching mobil baru atau pada acara kontest keiritan bahan bakar adalah ECO driving, yaitu mengemudi sehemat mungkin tanpa AC, menjaga putaran mesin tidak tinggi dan biasanya dilakukan di jalan tol dengan pengawalan Patwal, hmmmm.

Tekanan ban mempengaruhi konsumsi bbm

Tekanan ban mempengaruhi konsumsi bbm

Sedangkan untuk konsumi BBM Kijang Innova bensin transmisi manual yang juga Mas_Mun biasa gunakan dapat menempuh 1:9 untuk di dalam kota(di Yogyakarta) dengan penggantian transmisi dilakukan pada rentang 2400-2600 rpm. Sebenarnya Toyota Kijang Innova bermesin bensin untuk dalam kota dalam kondisi standard seperti yang saya gunakan dapat lebih irit hingga 1:10 dengan penggantian presneling dibawah 2000 rpm, hal tersebut memungkinkan dilakukan karena torsi mobil dengan kapasitas mesin 2000cc ke atas sudah muncul pada putaran rendah walaupun akselerasinya jadi lambat diputaran mesin tersebut.

Jadi kesimpulannya, ketika saat ini harga bbm Pertamina terus berfluktuasi naik-turun, maka beberapa pabrikan otomotif berupaya untuk menunjukkan bahwa produk mereka adalah mobil paling irit bbm namun pada kenyataannya dengan kondisi lalulintas di jalan normal hal tersebut sulit untuk diterapkan. Suzuki karimun Estilo atau Wagon R yang paling tidak bisa meraih 15-16 kilometer untuk setiap liternya mungkin bukan yang paling irit namun sudah cukup hemat sebagai mobil harian yang digunakan di kota besar.

Topik: Mengemudi | Tagged mobil paling irit, konsumsi bbm mobil paling irit, Mobil irit, mobil irit bbm, mobil paling irit bbm.

2 comments
  • Reynaldi
    April 19, 2016

    Mas mun cara ngukur konsumsi bahan bakar karlo gmn si? Pake alat ya? Di karlo kan ga ada indikator konsumsinya. Makasih mas mun


    • MasMun
      April 19, 2016

      Cara ngukur konsumsi bahan bakar mobil: Isi Bensin sampai tangki benar-benar penuh di SPBU A(misal) lalu reset trip meter ke angka 0. Bawa deh jalan-jalan muter yang jauh puluhan atau ratusan kilometer. Setelah itu balik lagi ke SPBU A yang tadi untuk isi kembali hingga benar-benar penuh(full tank).

      Tinggal di bagi antara jarak tempuh kilometer di trip meter(setelah mobil berjalan jauh) dengan berapa liter bensin yang di-isikan sampai full yang kedua kali didapat hasil konsumsinya, nanti bisa terlihat irit atau tidaknya. Contoh: Perjalanan Karimun Estilo ke luar kota Jarak tempuhnya 445,6 kilometer : 23,38 liter(isi full yang kedua)= hasilnya 19,05 km/liter.


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+