Mengenal EVAP Canister dan Purge Valve di Mesin Suzuki

0

Ketika berbicara tentang emisi pada kendaraan biasanya kita hanya merujuk pada gas buang atau asap kendaraan. Proses pembakaran internal pada mesin menciptakan bahan kimia berbahaya (seperti CO2 dan nitrogen oksida) yang dilepaskan ke udara yang di resikonya dapat diminimalisir dengan catalytic converter pada knalpot dan sistem resirkulasi gas buang(EGR).

Sesungguhnya apakah Pemirsah tahu bahwa ada jenis emisi lainnya yang berasal dari mobil kita? Emisi tersebut adalah uap bensin dari tangki bahan bakar di mobil anda. Bensin yang digunakan sebagai bahan bakar pada mobil terdiri dari ratusan bahan kimia, sperti benzena, toluena, etilbenzena dan xilena(Sumber Wikipedia). Zat-zat yang menguap ini dapat menyebabkan pusing, masalah pernapasan dan sakit kepala ketika terhirup. Bahkan jiak terhirup dalam jumlah besar uap bensin bahkan dapat menyebabkan kematian, selain itu  uap bensin adalah salah satu penyebab utama kabut asap dan polusi udara.

Purge Valve dan Canister Hose Karimun Estilo

Purge Valve dan Canister Hose Pada Karimun Estilo

Bisa dibayangkan bahan bakar pada mobil Suzuki Karimun kita sesungguhnya perlahan-lahan menguap dari waktu ke waktu dan melepaskan senyawa organik beracun yang mudah menguap ke udara yang menyebabkan polusi udara dan menimbulkan risiko kesehatan bagi manusia. Ini sebabnya diperlukan kontrol terhadap emisi dari uap bensin yang kita simpan dalam tangki bahan bakar mobil kita.

Kontrol uap bensin tersebut dalam bahasa Inggris dikenal dengan evaporative emission control system(EVAP) yang berfungsi untuk membantu mengurangi resiko penguapan zat beracun dari bensin. Sistem ini dirancang untuk menyimpan dan menyalurkan uap bensin yang beracun tersebut agar tidak menguap begitu saja di udara, tapi disaring terlebih dahulu menggunakan bahan arang dalam wadah EVAP canister hose dan kemudian disalurkan agar ikut dalam proses pembakaran di dalam mesin sebelum akhirnya terlepas di udara bebas sebagai gas buang atau asap kendaraan.

Sistem Evaporative Emission Control ini terdiri dari:

  1. Tabung EVAP Canister Hose yang berisi arang.
  2. Purge Valve atau Katup elektonik yang menghubungkan antara EVAP canister Hose dengan Intake Manifold.
  3. Selang ventilasi dari tangki bahan bakar.

Cara kerjanya adalah ketika bahan bakar menguap di dalam tangki, uap tersebut disalurkan ke tabung Evap Canister melalui selang ventilasi. Mereka disaring dan disimpan di sana sampai mereka dapat ditransfer kembali ke mesin untuk disertakan dengan campuran udara dan bensin untuk proses pembakaran. Ketika mesin mobil hidup gerakan piston menciptakan kondisi vakum pada intake manifold sehingga menyedot udara bersih masuk dan uap bensin tersebut  juga masuk melalui selang. Namun ada hansip yang menjaga portal agar uap bensin tersebut tidak bisa masuk ke intake manifold(dan ke mesin) setiap saat.

Sistem EVAP Canister Suzuki Karimun Estilo

Sistem EVAP Canister di Suzuki Karimun Estilo

Petugas hansip tersebut adalah purge valve. Pada Suzuki Karimun Estilo yang sudah menggunakan mesin injeksi, tugas pak hansip  purge valve di kontrol oleh pak bos, salah lagi. Maksudnya di kontrol oleh ECU secara computerized. ECU memberi perintah kapan katup membuka agar uap bensin yang disimpan dalam EVAP canister dapat ikut terbakar di mesin dan kapan tertutup agar uap bensin tidak dapat masuk ke intake manifold(mesin). Purge valve terbuka ketika ketika mobil berjalan di sekitar putaran mesin 3000 rpm, dan bukan pada saat mesin idle.

Ini hanya salah satu contoh dari beberapa teknologi ramah lingkungan tersembunyi, yang mungkin kita sebagai pengemudi tidak akan pernah melihat atau merasakannya. Hal penting yang tidak luput dari perhatian adalah pastikan tutup tangki bahan bakar Pemirsah telah tertutup rapat setelah mengisi bensin agar uap beracun tidak menguap langsung ke udara secara bebas.

Topik: Mesin | Tagged , , , fungsi evap canister, fungsi canister pada mobil, fungsi purge valve, canister mobil, cannister avanza.

Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+