Mengenal Cara Kerja Sistem Rem Mobil

9

Artikel ini bertujuan untuk mengenal sistem rem mobil yang digunakan pada mobil-mobil keluaran pabrikan Jepang saat ini yang belum dilengkapi teknologi ABS, seperti Toyota Ayla, Daihatsu Agya, Datsun Go, Karimun Wagon R dan khususnya Suzuki Karimun Estilo. Bukan bermaksud untuk mengenal secara detail dan jelimet, tapi paling tidak Pemirsah dapat mengenal cara kerja dan komponen-komponen pada sistem rem mobil.

Tabung minyak rem mobil di atas master silinder

Tabung minyak rem mobil di atas master silinder

Sistem rem mobil menggunakan sistem hydraulic atau hiraulis, masih inget kan pelajaran SMP/SMA tentang cara kerja hidraulis? Secara sederhana sistem hidraulis adalah mekanisme yang memanfaatkan tekanan zat cair atau fluida sebagai media penggerak, dalam hal ini zat cair yang digunakan adalah minyak rem. Sehingga fungsi minyak rem sangatlah vital karena dia berfungsi sebagai media penggerak di dalam sebuah selang atau pipa.

Ketika pedal rem ditekan maka gerakan menekan dari pedal akan dibantu dengan booster yang memanfaatkan kevakuman dari mesin untuk menekan hydraulic pada master cylinder, jadi sebenarnya tekanannya bukan hanya dari gaya yang dihasilkan ketika kaki kita menginjak pedal saja tapi juga dibantu oleh kevakuman mesin ketika sedang menyala, itu kenapa jangan sekali-kali melewati turunan dalam keadaan mesin dimatikan karena jika itu dilakukan maka rem hanya tinggal mengandalkan tekanan dari kaki kita saja.

Skema Sistem Rem Pada Mobil

Skema Sistem Rem Pada Mobil

Lalu tekanan dari pedal dan booster tadi menekan master silinder, komponen ini terletak diruang mesin tepatnya dibalik pedal(karena berhubungan langsung dengan booster dan pedal). Master silinder inilah yang berfungsi meneruskan tekanan dari pedal dan booster kemudian membaginya ke seluruh rem pada empat roda mobil. Master silinder yang jamak digunakan adalah tipe tandem, yang artinya adalah menggunakan dua penekan(piston) di dalam master silinder tersebut

Masing-masing piston dalam master silinder bekerja menciptakan tekanan untuk sebuh sirkuit atau jalur independen. Satu jalur terhubung ke rem depan kanan & belakang kiri, dan satu jalur lainnya adalah jalur rem depan kiri & belakang kanan. Tujuan dari pembagian kedua jalur secara menyilang tersebut adalah untuk mengantisipasi jika salah satu piston di master silinder mengalami kerusakan, maka  masih ada salah satu rem depan yang berfungsi. Sebagaimana kita tau bahwa kerja rem depan lebih dominan dibandingkan rem belakang. Jika pembagian sirkuit atau jalur independen dibagi antara dua rem depan dan dua rem belakang, maka jika sewaktu-waktu yang mengalamai kerusakan adalah sirkuit yang mengarah ke piranti penghenti laju bagian depan maka akan wasallam, karena tinggal mengandalkan teromol bagian belakang yang daya cekramnya tidak seberapa.

Oke kita lanjut, tekanan yang dihasilkan oleh master silinder lalu diteruskan dengan media pipa besi kecil dan selang karet. Pipa rem menyalurkan tekanan hidraulis dari keluar master silinder hingga ke kolong mobil, lalu ketika akan menuju ke roda peran pipa besi kecil tersebut digantikan oleh selang rem karet, hal tersebut dirancang karena sifat selang karet yang fleksibel untuk mengikuti pergerakan rem di roda(naik-turun ataupun ketika roda berbelok). Untuk jalur pipa rem yang mengarah ke rem belakang, terlebih dahulu melewati komponen yang bernama Proportioning Valve (P valve), fungsinya adalah mengontrol atau menyesuaikan tekanan hydraulic pada rem belakang agar kerja rem belakang tidak terlalu dominan.

Penggunaan Disc brake dan Drum brake pada mobil

Kampas Rem Menjepit Piringan Cakram

Kampas Rem Menjepit Piringan Cakram

Pada sistem rem mobil Jepang biasanya menggunkan disc brake atau rem cakram pada roda depan dan drum brake atau rem tromol untuk roda belakang. Keunggulan jenis cakram terletak pada kemampuannya melepas panas karena desainnya yang terbuka sehingga kalor akan mudah berpindah dari komponen cakram ke udara. Sedangkan rem teromol didesain tertutup sehingga pelepasan kalor atau panasnya lebih lama, karena itu hanya digunakan untuk rem belakang yang tidak bekerja dominan. Namun pada beberapa mobil seperti misalnya mayoritas mobil eropa dan beberapa mobil Jepang kelas menengah atas telah menggunakan rem cakram pada keempat rodanya, sebut saja Pajero Sport, Honda Accord dan Toyota Corolla Altis.

Disc Brake

Piringan cakram pada mobil ada dua tipe yang ber-ventilasi dan tidak, yang dimaksud ventilasi pada cakram mobil adalah adanya celah ruang di sisi luar lingkaran cakram yang berfungsi untuk mempercapat pelepasan kalor, hampir seluruh cakram mobil saat ini adalah yang bertipe ventilated disc brake, walaupun ada yang belum menggunakan cakram berventilasi seperti Toyota Agya, pembahasannya ada di sini.

Caliper/kaliper terpasang pada caliper carrier(dudukan kaliper) dengan dua buah baut kaliper pin. Gaya hydraulic yang timbul dari menekan pedal rem kemudian oleh pipa dan selang diteruskan menjadi gaya tekan pada kaliper. Gaya hydraulic yang diterima oleh kaliper rem cakram akan menggerakkan piston kaliper ke luar dan menggeser kaliper ke dalam sehingga menghasilkan gerakan yang akan menjepit piringan cakram. Proses  menjepitnya kampas rem yang terpasang pada kaliper sehingga bergesekkan dengan disc/piringan cakram akan menghentikan atau mengurangi laju kendaraan.

Drum Brake

Drum brake atau rem teromol adalah mekanisme rem yang lebih konvensional. Jika pada disc brake kampas rem akan menjepit piringan cakram sehingga laju mobil dapat berkurang, maka pada model ini kampas yang berada di dalam ‘mangkuk’ rumah teromol akan menekan keluar. Rumah teromol yang berbentuk seperti ‘mangkuk’ ikut berputar bersama roda belakang, ketika pedal dinjak maka gaya hydraulic dari master silinder yang disalurkan melaui pipa dan selang tadi akan membuat piston pada rem teromol bergerak, gerakan piston tersebut menakan kampas untuk terbuka melebar sehingga menekan dan bergesekkan dengan mangkuk rumah teromol, gesekkan tersebut yang akhirnya membuat mobil dapat berhenti.

Sistem Rem tangan mobil mechanical-linkage

Sistem Rem tangan mobil mechanical-linkage

Cara kerja rem tangan

Penjabaran sistem rem mobil di atas adalah sistem hidraulis yang memanfaatkan tekanan pedal di kaki, lalu bagaimana cara kerja rem tangan? Rem tangan contohnya pada Suzuki Karimun menggunakan  sistim mekanis(bukan hidraulis).  Hand brake memberikan gaya pengereman hanya pada roda belakang melalui kabel dan mechanical linkage system. Ketika kita menarik tuas hand brake maka kabel akan menggerakkan bagian teromol belakang sehingga kampas rem menekan mangkuk rumah teromol, mekanismenya sangat sederhana peris cara kerja rem termol pada motor bebek/skutik.

Topik: Roda | Tagged , , , , cara kerja rem, cara kerja sistem rem, cara kerja rem mobil, cara kerja rem tromol, Sistem rem.

9 comments
  • suriadi
    May 31, 2016

    dear mas mun….saya mau nanya nih,pada rem depan karimun estilo saya tn2010 jika mundur tersa lengket kampasnya tp jika maju normal aja.apa yg perlu di benahi jika terjadi hal seperti diatas..makasih


    • MasMun
      June 1, 2016

      Mas Suriadi sudah pernah perawatan rem sebelumnya? Ngecek sistem rem dibarengi dengan pembersihan kampas rem depan-belakang dan rumah tromol, juga dikiukuti penggantian minyak rem. Kalau belum pernah sama sekali, coba lakuin itu dulu deh sebaiknya dilakukan setiap kelipatan 20.000km.


  • Andra
    July 27, 2015

    wah banyak nama Andra ya, Kebetulan nama saya juga Andra, salam… hehe
    Mas Mun, kan ada dua jalur untuk mengantisipasi jika salah satu piston di master silinder mengalami kerusakan, nah apa tandanya atau gimana caranya check kalau yang sebelah itu rusak? maaf saya kurang pengalaman…
    terima kasih.


    • MasMun
      July 27, 2015

      Halo Mas Andra(kedua,, hehe). Bisa dengan cara sederhana untuk mengecek jika salah satu seal piston master silinder telah aus/rusak adalah dengan mengerem(kaki) sambil posisi tangan melepas setir, jika misalkan setir menarik ke kanan maka rem depan kiri tidak berfungsi begitu pula sebaliknya.


  • Andra
    July 18, 2015

    Mantap, dtunggu artikelnya ya biar ga khawatir lg pas di tanjakan

    Thanks


  • Andra
    July 15, 2015

    Mas Mun, rem tangan estilo saya sepertinya sudah kendor atau gimana yah karena kalo parkir di tanjakan perlu masukin gigi 1 biar ga mundur, padahal menurut saya tanjakannya ga curam2 amat.
    Kalo tanjakan landai masih bisa pake hand rem, klo agak curam sedikir perlu masukin gigi 1.
    Penyebabnya apa dan solusinya gmn ya? Tentunya solusi yang murah meriah ya mas.

    Thanks


    • MasMun
      July 15, 2015

      Gampang mas Andra tinggal di setel Aja,, Eh belum ada ya tutorial nyetel rem tangan Karimun, besok habis lebaran dibikinin deh :D


      • sodron
        June 7, 2016

        maaf mas saya mau nanya ya klo rem mobil saya itu bunyi bunyi apakah itu kotor dan apa yang harus di lakukan mas mohon pencerahanya mas


        • MasMun
          June 7, 2016

          Bisa jadi memang kotor atau kampasnya sudah tipis, lakukan perawatan rem untuk pembersihan dan pengecekkan kampas.


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+