Menggunakan Gas Nitrogen Untuk Ban Mobil Tubeless

6

Penggunaan gas Nitrogen untuk ban mobil tubeless sudah tidak asing lagi pada saat ini, banyak pemilik kendaraan memilih mengisi ban dengan nitrogen daripada menggunakan udara biasa. Apalagi di kota-kota besar, tempat-tempat pengisian gas nitrogen untuk ban kendaraan sering Mas_Mun temui di SPBU, toko velg dan bengkel roda. Tapi apa sih sebenernya keuntungan dari ban mobil yang menggunakan gas Nitrogen? Apakah sebanding dengan harga yang harus Pemirsah bayarkan?

Keunggulan Gas Nitrogen Ban Mobil Tubeless

Keunggulan Gas Nitrogen Ban Mobil Tubeless

Keunggulan utama menggunakan gas nitrogen untuk ban mobil tubeless adalah memberi kesetabilan tekanan angin pada ban. Hal itu disebabkan karena sifat unsur kimia dari zat nitrogen ini  tidak aktif/mudah bereaksi dengan unsur lainnya. Ketika menjalankan mobil terjadi peningkatan suhu ban akibat gesekan dengan jalanan atau rambatan panas dari rem melalui velg. Tanpa disadari udara di alam yang dipompakan ke dalam ban memiliki kandungan air(karena udara memiliki kelembapan). Nah karena panas pada ban tadi maka udara di dalam ban mengalami pemuaian yang kemudian akan menimbulkan penguapan. Alhasil karena penguapan terjadi dalam ruang tertutup(di dalam ban) maka tekanan ban akan meningkat.

Hal ini lah yang dapat dicegah oleh gas Nitrogen, karena gas nitrogen yang dipompakan ke dalam ban adalah nitrogen murni tanpa unsur lainnya. Sehingga penguapan yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan angin dapat terjaga. Selain itu zat Nitrogen memiliki ukuran molekul yang besar, sehingga lebih sulit menembus pori-pori ban. Sebenarnya pada udara di alam yang dipompakan ke ban mobil juga terdapat unsur Nitrogen, tapi bukan nitrogen murni alias masih bercampur dengan unsur-unsur lainnya seperti oksigen(O²).

Pengisian Nitrogen Ban Mobil

Alat Pengisian Nitrogen Ban Mobil – Image: Detik Oto

Pantangan utama bagi ban yang sudah diisi gas nitrogen adalah jangan mencampurnya dengan dengan udara biasa. Jika mencampur udara biasa dengan nitrogen justru akan membuat tekanan ban cepat naik karena reaksi pemuaian yang lebih cepat saat terkena panas. Kenaikannya tekanan pada ban yang diisi oleh nitrogen campuran justru lebih tinggi dibandingkan dengan ban yang hanya diisi udara biasa.

Dulu majalah Otomotif pernah melakukan test akan hal ini. Percobaanya. Sebuah ban diisi Nitrogen yang kemudian dicampur dengan udara biasa menggunakan kompresor mini sampai tekanan ban sesuai anjuran pabrik, yaitu 33 psi.

Lalu mobil dibawa jalan sejauh 29 km pada siang hari bolong dimana matahari lagi terik-teriknya melewati jalan biasa hingga jalan tol. kemudian diukur lagi tekanan pada ban yang menggunakan Nitrogen campur udara biasa dan tekanan pada ban yang full menggunakan udara biasa.Dari hasil tes tersebut ternyata tekanan pada ban yang menggunakan nitrogen campuran menjadi 36 psi naik 3 psi dari kondisi dingin/awal. Sedangkan pada ban yang hanya menggunakan udara murni(bukan nitrogen) kenaikannya tidak sampai 1 psi.

Tekanan Ban yang Menggunakan Nitrogen

Tekanan Ban yang Menggunakan Nitrogen Campuran

Jadi jika tekanan ban mobil Karimun Estilo Pemirsah yang ditandai dengan tutup pentil warna hijau sudah menggunakan gas Nitrogen jangan mengisinya dengan udara biasa untuk menambah tekanannya. Penggunaan gas dengan lambang unsur N dari test tersebut tidaklah signifikan dampaknya, apalagi hanya untuk penggunaan harian dikecepatan rendah.

Keunggulan atau keuntungan menggunakan gas Nitrogen pada ban mobil hanyalah memberi kesetabilan tekanan angin pada ban(bukan kesetabilan kendaraan loh) dan lebih jarang mengecek tekanan ban karena tekanannya lebih terjaga akibat molekul Nitrogen yang lebih besar sehingga sulit menembus pori-pori ban. Untuk klaim keunggulan menggunakan nitrogen yang mengatakan tidak menyebabkan karat pada velg Mas_Mun pikir kurang relevan karena velg dengan proses casting pada mobil-mobil saat ini(seperti di Karimun Estilo) tidak menggunakan bahan besi murni lagi kecuali jika velg yang digunakan adalah velg kaleng.

Pada akhirnya jika dibandingkan antara keunggulan dengan biaya yang harus dikeluarkan maka hasilnya adalah kembali pada kemampuan kantong masing-masing dan malas tidaknya mengecek tekanan ban. :D

 

Topik: Roda | Tagged , , ban tubles mobil, angin nitrogen, ban tubeless mobil, nitrogen ban, harga isi angin nitrogen ban mobil.

6 comments
  • Pudji
    February 15, 2016

    Saya pernah menggunakan nitrogen untuk mengisi ban mobil. Setelah +/- 1,5 thn terjadi retak2 pada ban mobil.


    • MasMun
      February 18, 2016

      Walau saya nggak pakai Nitrogen tapi kok sy melihatnya karena faktor lain mas Pudji. Bisa jadi tekanan ban-nya kurang dalam jangka waktu yg lama, atau bisa juga ban-nya sudah produksi lama sehingga karetnya mulai getas.


  • Jokowi
    October 15, 2015

    Maaf masmun numpang koreksi aja..
    Artikel di atas jg ada dibenak saya dari jaman isi nitrogen di motor
    tapi setelah nonton Fifth gear soal nitrogen vs angin biasa
    ternyata gak jauh beda.. sama aja.
    cuman beda beberapa psi
    trus di tes pakai 2 unit suzuki swift
    1 pakai nitrogen vs pakai angin biasa
    laptime gak beda jauh, malah hampir sama

    kesimpulan stop buang2 duit buat nitrogen yg mahal itu
    mending isi shell 30-50ribu, udh gratis angin buat 4roda
    soalnya di spbu pertamina jarang ada isi angin (sdh digantikan oleh nitrogen)
    kalaupun tersedia gak pakai alat tekanan alias isi manual

    kecuali kalo mau balapan kaya F1 atau motogp, wajib pakai nitrogen deh


    • MasMun
      October 17, 2015

      Wah namanya kayak nama pak Presiden aja nih Om,,, Btw saya setuju dengan pendapatnya. Mobil Suzuki Karimun saya juga tetap pakai angin biasa dan nggak ada urgensinya kalau bagi saya pribadi menggunakan Nitrogen untuk ban mobil harian.


  • kristianto
    September 4, 2015

    Siang MasMun,

    Saya juga pakai karimun estillo, thn 2007, beli 2nd.
    Mau tanya beberapa hal ni klo boleh :

    1). Standard tekanan angin ban depan & blkg ?
    Apakah sama antara Nitrogen dengan Angin biasa?

    2). Awalnya ban di mobil ini ada 2 merk, band depan & cadangan Dunlop sp10 15/65/R13, sedangkan ban belakang Corsa 175/60/R13. lalu harus ganti ban depan Dunlop krn sudah sobek dan gembung, dengan Goodyear Duraplus 165/65/R13.

    Kondisi sekarang ban depan Corsa 175/60/R13, ban belakang Goodyear Duraplus 165/65/R13, cadangan Dunlop sp10 15/65/R13, mohon masukannya jika gado-gado begitu?
    Ataulah harus ganti semua? Jika iya, menggunakan ban merk apa? spek nya yg mana?

    Ban Goodyear +/- 6 bulan, dari beberapa bulan pertama, ban sering kurang angin (isi N2), pemakain sebulan dari 31psi menjadi 26psi atau kadang 19psi. Ban nya bocor kah?

    3). Apakah dengan beda ini mempengaruhi performance mesin?
    Karena saya sudah masuk bengkel resmi RMK, dari pertama general check up, rutin per 3000km dan terakhir service besar km 40.000, tapi bensin sangat boros, 1 liter = 8 km.

    Terima kasih sebelumnya,
    Kristianto


    • MasMun
      September 28, 2015

      1) Menurut rekomendasi pabrik 33 psi, jika muatan berlebih bisa dinaikan hinga 35 psi. Pakai Nitrogen atau udara biasa sama saja tekanannya.
      2. Kalau masih bagus pakai saja dulu hingga menjelang habis kembang ban-nya. Nah kalau ingin ganti saran saya ganti berbarengan dengan merek dan ukuran yang sama semua. Pakai yang 165/65 R13 saja. Kalau ban cepat berkurang tekanannya kemungkinan bocor halus karena ada lubang kecil atau pentilnya sudah rusak, karena itu sebaiknya ketika mengganti ban pentil-nya juga ikut diganti.
      3. Penggunaan ban dengan lebar 175 tentu lebih boros dari pada menggunakan ban asli berukuran lebar 155, tapi seharusnys tidak sampai seboros itu. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi irit tidaknya konsumsi bbm sebuah mobil, seperti kondisi lalulintas dan cara mengemudi.


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+