Plus Minus City Car Dibanding MPV Untuk Mobil Harian

0
City Car Untuk Mobil harian didalam kota

City Car Untuk Mobil harian didalam kota

Setiap jenis mobil termasuk city car memiliki kodratnya masing-masing yaitu rancangan dimana mobil tersebut akan lebih banyak digunakan. Bukan berarti tidak bisa digunakan untuk semua medan namun ketika mobil tersebut berada di tempat yang tidak seharusnya maka keunggulan dan kenyamanan mobil tersebut akan jauh berkurang.

Dalam hal penggunaan harian di dalam kota besar mobil berjenis city car seperti Suzuki Karimun Estilo memiliki keunggulan dibandingkan MPV 7-8 penumpang serperti Toyota Kijang Innova. Rata-rata kita hanya menggunakan mobil berisikan 2 orang untuk penggunaan pribadi harian, sehingga mobil MPV berkapasitas besar terasa mubazir dalam kondisi ini.

Bukan hanya itu Dimensinya yang besar cukup menyulitkan untuk parkir dan membelah kemacetan. Pengalaman yang di rasakan ketika mengemudikan Kijang Innova untuk penggunaan harian di dalam kota sebenarnya cukup nyaman hanya saja pedal koplingnya yang terasa lebih berat(dan itu sudah menjadi ciri khas Innova) kemudian putaran setirnya yang juga lebih berat. Untuk body sebenarnya tidak ada masalah, masih cukup proporsional walaupun dengan panjang lebih dari empat setengah meter.

Pilih Mobil MPV atau City Car

Pilih Mobil MPV atau City Car

Konsekuensi yang tidak bisa dihindari adalah konsumsi bahan bakar. Konsumsi bahan bakar Toyota Kijang Innova bermesin bensin di dalam kota rata-rata hanya mampu membukukan catatan 1:8 sampai 1:9 Km/liter. Sedangkan konsumsi dalam kota city car seperti Suzuki Karimun Estilo dapat mencatatkan konsumsi dari 13 – 15 Km/liter. Tentu selisih tersebut cukup terasa untuk penggunaan harian ketika membelah kemacetan jalanan ibu kota.

Itulah mengapa mengemudikan mobil mungil berjenis city car di dalam kota terasa jauh lebih fun to drive, karena kembali ke kodratnya memang dirancang untuk kondisi lalulintas kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan bahkan kota Jogja yang sudah mulai ‘tertular’ macet. Begitu kita berpindah medan, seperti perjalanan luar kota melalui Pantura, Jalur Lintas Sumatra atau jalan antar kota di Kalimantan maka mobil MPV dengan chasis ladder frame dan berpenggerak roda belakang menjadi jauh lebih unggul.

Body Belakang New Kijang Innova

Body Belakang New Kijang Innova

Namun bukan berarti city car tidak bisa melalui kondisi jalan tersebut, kami sudah membuktikannya sendiri dari perjalanan melalui pantura yang mencatatkan konsumsi BBM rata-rata 19Km/liter, tanjakan terjal di daerah Selo, Jawa Tengah yang merupakan kaki gunung Merapi dan tanjakan terjal di daerah gunung Lawu menuju telaga Sarangan, Magetan.

Walaupun begitu city car tetaplah dirancang untuk jalanan datar di Ibu Kota. Jika dibandingkan dengan mobil MPV berpengerak roda belakang dan kapasitas mesinnya yang besar maka kemampuan menanjak dan kenyamanan di medan seperti di atas akan lebih unggul jika dibandingkan dengan city car terbaik sekalipun.

Mobil City Car Kecil Lebih Irit BBM

Mobil City Car Kecil Lebih Irit BBM

Perbandingan Ukuran ban city car dan Kijang Innova

Perbandingan Ukuran ban city car dan Kijang Innova

Karen itulah ketika akan memilih mobil untuk digunakan sebagai kendaraan harian sebaiknya kita evaluasi kembali, kondisi medan seperti apa yang akan lebih banyak kita lalui? Dari situ kita dapat menentukan pilihan jenis mobil terbaik yang paling sesuai dan efisien dengan kebutuhan kita. Bukan berarti mobil MPV  7-8 penumpang tidak pas digunakan di jalanan macet ibu kota, namun jika dipandang dari sisi efisiensi menjadi tidak eknomis dibanding menggunakan mobil berjenis city car.

 

Topik: Mengemudi | Tagged , mobil harian terbaik, mobil untuk harian, memilih citycar harian, mobil untuk pemakaian harian, pilih mpv atau city car.

Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+