Sharing Penyebab Wiper Berdecit di Karimun Estilo

6

Sharing kejadian beberapa bulan yang lalu, selama ini pakai wiper Hella Premium umur pakai kurang lebih sudah setahun tidak ada masalah. Setelah beberapa waktu melewati umur setahun akhirnya wiper berdecit, padahal hasil sapuan air di kaca depan masih bagus alias karet wiper masih berfungsi normal seperti di kondisi baru. Wiper jadi bergetar ketika sedang bekerja seperti terlalu lengket dengan kaca sehingga muncullah bunyi decitan yang sangat mengganggu, cara paling mudah mengatasinya adalah dengan menyemprotkan washer atau air wiper yang telah saya campur K** Wiper Fluid, tapi itu tidak bertahan lama setelah 5 kali sapuan kembali lagi berdecit, saking seringnya pakai washer di Karimun Estilo tidak sampai seminggu sudah harus isi air wiper yang dicampur dengan cairan K** tersebut(karena saat itu sedang puncak musim hujan).

Cairan pembersih kaca mobil

Cairan pembersih kaca mobil

Coba berbagai cara dari menggunakan cairan silicon khusus karet yang disemprotkan ke bilah wiper, menggunakan tembakau yang dibasahi kemudian dioleskan di kaca depan mobil atau bahkan mengolesi bilah wiper dengan semir ban. Semua hanya sementara, tidak sampai 5 menit sudah kumat lagi. Akhirya terpaksa beli bilah wiper yang baru(padahal hasil sapuan air di kaca masih bagus) dengan merek berbeda karena Mas_Mun berpikir mungkin ini kekurangan wiper merek yang lama, maka gantilah dengan merek baru yaitu Bosch tipe Eco(yang sesuai dengan namanya harganya cukup murah).

Beragam sebab yang membuat wiper berdecit

Beragam sebab yang membuat wiper berdecit

Herannya wiper yang baru ini tidak lama begitu juga alias sudah berdecit lagi, saya berpikir apa jangan-jangan cacat produksi atau gara-gara K** yang dicampur di air wiper. Begitu saya coba kuras air wiper(washer wiper) 3 kali hingga benar-benar bersih kemudian saya isi air keran biasa dan menyalakan piranti penyapu kaca tersebut beberpa saat, ternyata gejala berdecit dan getar di wiper itu hilang. Jadi kesimpulan saya cairan pembersih kaca mobil ini memang berfungsi untuk melicinkan permukaan kaca sehingga air yang membasahi kaca depan mudah untuk turun selain itu gesekan wiper dan kaca jadi lebih kecil. Tapi entah mengapa begitu cairan washer fluid itu hilang dari kaca depan maka langsung wiper kembali berdecit(kaca dalam kondisi basah air hujan), awalnya saya pikir ini disebabkan jamur kaca tetapi setelah kaca dibersihkan dari jamur pun tetap sama saja.

Kedua bilah wiper yang saya gunakan, Hella Premium dan Bosch Eco menggunakan graphite coat, saya sendiri tidak paham apa itu lapisan graphite di karet tapi yang jelas kedua bahan itu sepertinya bereaksi ketika terkena air yang tercampur K** Wiper Fluid. Setelah kuras tabung reservoir washer dan hanya diisi air keran herannya hingga saat ini kejadian wiper berdecit tidak pernah terulang lagi. Hasil searching di internet ternyata dulu ada juga mengeluhkan hal yang sama di forum Seraya Motor dan di Facebok page Kami(Panduan Karimun Estilo) ternyata juga ada yang mengeluhkan hal serupa.

Catatan: Tulisan ini tidak bermaksud mejelek-jelekan dan memuji produk-produk tertentu, sharing ini berdasar kejadian yang dialami sendiri.

Topik: Body | Tagged , cara mengatasi wiper bergetar, penyebab wiper bergetar, melicinkan kaca depan mobil, mengatasi wiper seret, mengatasi wiper yang keset dikaca.

6 comments
  • mas Ad
    October 12, 2016

    Berati mas, sekarang gak pake ‘wiper fluid’ ya .. hanya air sajakah ? .. Thanks.


    • MasMun
      October 15, 2016

      Betul, hanya air keran saja.


  • budi
    June 15, 2016

    Maaf mau nanya, kalo boleh bandingin Hella Premium dan Bosch Eco sapuan air di kaca bagusan mana mas?


    • MasMun
      June 15, 2016

      Sama saja sih kalau baru, tapi saya prefer Hella Premium mas Budi.


  • ricky
    February 25, 2016

    om cara kuras tabung reservoir washernya harus buka front side body panel yg sebelah kanan ya? ato hanya disemprotin nyampai abis airnya? trims


    • MasMun
      March 2, 2016

      Dsiemprotin saja sampai habis kemudian jika sudah habis diisi air biasa lagi, ulangi sampai 2-3 kali hingga benar-benar bersih.


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+