Alternator Mobil Cara Kerja dan Kerusakannya

0

Alternator adalah komponen vital dalam sistem kelistrikan mobil yang memiliki fungsi sebagai pembangkit tegangan listrik, oleh karena itu komponen ini biasa disebut juga sebagai dinamo ampere atau generator. Sebagai pembangkit tegangan listrik ia memanfaatkan putaran dari mesin, karena itu alternator membutuhkan belt atau sabuk. Belt tersebut berfungsi untuk menyalurkan gerak rotasi dari mesin mobil untuk memutar alternator sehingga dapat menghasilkan arus listrik. Lalu digunakan untuk apakah arus listrik tersebut? Bukankah sudah ada Aki(accu) sebagai sumber listrik pada mobil?

Alternator Mobil Suzuki Ertiga Merek Denso

Alternator Mobil Suzuki Ertiga Merek Denso

Pembagian kerja antara alternator dan aki mobil bisa diilustrasikan seperti instalasi pipa air di rumah. Pompa air akan menyalurkan air ke keran, namun selain itu pompa juga akan menyuplai tandon air sebagai penyimpan air cadangan. Jika tandon penuh pompa akan menyalurkan air menuju keran saja, begitu pula sebaliknya, jika pompa mati maka keran akan menyalurkan air yang besumber dari tandon.

Tandon ibarat aki yang berfungsi sebagai penyimpan listrik dan pompa air ibarat alternator yang menghasilkan listrik. Pada keadaan mesin mati dan kunci kontak dalam posisi ON indikator pengisian berbentuk Aki di panel instrumen akan menyala karena belum ada output dari stator generator, sehingga listrik diambil dari aki(tandon air). Namun begitu mesin hidup dan memutar rotor generator maka listrik akan dihasilkan(pompa mengeluarkan air) yang selanjutnya akan dialirkan untuk load/pengapian mesin(keran) dan men-charge aki(mengisi tandon air).

Titik Pengecekan Volt dan Ampere Pada Mobil

Titik Pengecekan Volt dan Ampere Pada Mobil

Pada keadaan tandon air di rumah mertua listrik di aki belum penuh maka Alternator akan menyuplai kelistrikan untuk beban langsung(salah satunya untuk pengapian mesin) dan aki, namun begitu aki telah penuh maka alternator memutus suplai listrik untuk aki. Begitu pula ketika kondisi rotor alternator berputar kencang(akibat putaran mesin yang tinggi) yang menyebabkan arus listrik yang dihasilkan akan membesar, maka tegangan output akan diturunkan dan arus pengisian menuju aki akan diputus sehingga aki tidak akan mengalami over-charge. Aki yang mengalami over-charge akan berbahaya karena akan menyebabkan air di dalamnya mendidih(terlalu panas), yang biasanya ditandai dengan munculnya bau amonia di dalam kabin mobil. Karena itu dibutuhkan komponen yang bertugas untuk mendeteksi dan mengatur besarnya output listrik dari alternator agar dapat stabil.

Komponen yang mendeteksi dan mengatur besar tegangan yang dihasilkan oleh alternator disebut voltage regulator. Pada sistem kelistrikan mobil-mobil lawas regulator yang digunakan adalah tipe mekanis cut out. Bagian ini tidak menjadi satu alias terpisah dengan alternator. Namun pada mobil-mobil kekinian saat ini, regulator yang digunakan adalah tipe IC. Berbeda dengan tipe regulator mekanis(tipe cut out) yang terpisah, pada model saat ini IC regulator sudah full elektronis yang menjadi satu dengan alternator. Lebih tepatnya IC regulator berada di dalam bongkahan komponen pembangkit daya tersebut.

Contoh Alternator APV Kondisi Belt Terlepas

Contoh Alternator APV Kondisi Belt Terlepas

Alternator Karimun Estilo Dalam Kondisi Terpasang

Alternator Karimun Estilo Dalam Kondisi Terpasang

Masalah yang lazim terjadi pada Alternator

Masalah pada alternator ditandai dengan indikator aki di panel instrumen yang menyala. Cara lain yang sederhana untuk menilai kondisinya masih prima atau tidak adalah dengan mengetes daya magnet yang dihasilkan, dalam kondisi kunci kontak ON kita tempelekan besi(bisa menggunakan obeng) ke body dinamo ampere, jika ada gaya magnet yang cukup kuat sehingga batang besi menempel pada dinamo ampere hal itu menandakan dinamo ampere tersebut masih dalam kondisi prima.

Namun test yang paling akurat adalah dengan menggunakan alat multi tester, dengan begitu kita dapat mengukur arus dan tegangan listrik yang dihasilkan oleh alternator secara pasti. Caranya hidupkan mobil biarkan dulu hingga putaran mesin iddle lalu hitung arus listrik(ampere) dengan mengukurnya pada kabel alternator yang menuju kutub positif accu. Pada Suzuki Karimun Estilo standar arus maksimum yang dihasilkan adalah 10A. Kemudian hitung juga tegangan listrik(volt) yang dihasilkan dengan mengkurnya pada terminal kabel alternator dan ground body, jika normal tegangan yang dihasilkan selayaknya antara 14,2 solt sampai 14,8 volt.

Bila Terjadi Kerusakan Bisakah Diperbaiki?

Ketika Alternator tidak menghasilkan output seperti yang telah ditentukan oleh pabrik berarti ada yang tidak beres alias telah terjadi kerusakan. Kerusakan yang umum terjadi pada sistem pengisian listrik di mobil adalah output voltase dari dinamo ampere yang terlalu tinggi atau juga kurang dari spesifikasi yang telah ditentukan. Penyebabnya bisa dari belt yang kendur, IC regulator, atau dari bagian brush.

IC Regulator dan Rectifier Berada di Dalam

IC Regulator dan Rectifier Berada di Dalam

Jika komponen di dalam alternator mengalami kerusakan bisakah diperbaiki? Jawabannya adalah bisa, karena memang komponen pengganti SGP(Suzuki Genuine Part) juga tersdia. Hanya saja perlu dipertimbangkan dari sisi harga spare part-nya. Sebagai contoh Pada Suzuki Karimun Estilo jika harus mengganti IC regulator yang terdapat di dalam Alternator harganya Rp 1,4 juta, padahal harga assy alternator(utuh) Rp 2,67 juta.

Berikut gejala kerusakan yang berhubungan dengan alternator atau dinamo ampere:

Gejala: Lampu indikator charging(aki) tidak menyala saat kunci kontak On dan Mesin Mati.
Kemungkinan penyebab: Skering putus, lampu indikator putus, sambungan kabel kendur, IC regulator ruak, kontak antara bursh dan slip ring terganggu.

Gejala: Lampu indikator charging(aki) tidak mati saat Mesin Hidup.
Kemungkinan penyebab: Drive belt kendur atau aus, dinamo ampere tidak menghasilkan listrik, Ic Regulator rusak, kabel rusak.

Gejala: Volatase yang dihasilkan terlalu tinggi.
Kemungkinan penyebab: Ground brush rusak atau IC regulator di dalam Alternator yang bermasalah.

Topik: Kelistrikkan | Tagged , , cara kerja alternator, cara kerja alternator mobil, cara memutar alternator, cara kerja dinamo ampere mobil, cara kerja dinamo alternator.

Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+