Mengenal Diagnostic Tool Untuk Mobil Injeksi Suzuki

0
SDT 2 Ketika Sedang Terhubung Laptop Untuk Scaning Mobil Suzuki

SDT 2 Ketika Sedang Terhubung Laptop Untuk Scaning Mobil Suzuki

Pada masa sekarang ini seluruh mobil baru yang diluncurkan oleh pabrikan telah menggunakan teknologi injeksi bahan bakar. Bukan hanya pada mobil kategori penumpang saja, bahkan mobil pickup seperti Suzuki Mega Carry dan Daihatsu Gran Max pun telah menggunakan injeksi untuk suplai bahan bakar ke mesin yang menggantikan fungsi komponen karburator.

Jika pada awalnya sistem elektris di mobil hanya mencakup pada bagian sistem injeksi bahan bakar dan waktu pengapian mesin, namun saat ini sistem elektronik sudah terintegrasi dengan bagian lainnya. Misalkan pada Suzuki Karimun Estilo, Wagon R, Suzuki Ertiga, dan varian terbaru lainnya ECU(electronic control unit) sudah terintergrasi antara sistem injeksi bahan bakar, pengapian mesin, electric power steering, Immobilizer, dan ABS(pada Suzuki Ertiga). Bahkan pada mobil eropa, seperti BMW terbaru saat ini sitem penyejuk udara(AC) pun sudah terintegrasi dengan ECU. Lalu bagaimana jika salah satu perangkat elektronik yang saling berkaitan tersebut terjadi masalah?

Fungsi Diagnostic Tool

Ketika terjadi fault atau kesalahan pada salah satu komponen di sistem elektronik mobil (biasanya ditandai dengan menyalanya lampu indikator di panel instrument) maka digunakanlah alat yang bernama diagnostic tool atau biasa disebut juga dengan scan tool. Perangkat diagnostic tool ini akan dihubungkan ke sistem koputerisasi mobil melalui sebuah soket dan dengan begitu akan dapat terbaca fault atau kesalahan yang terjadi pada sistem di mobil. Namun ternyata ini bukanlah hal yang baru pada mobil Suzuki, Suzuki sudah menggunakan port generasi pertama DLC(diagnostic link connector) sejak varian Vitara EPI 4×4 tahun 1991 ketika diluncurkan di Indonesia. Sedangkan jenis soket terbaru yang saat ini digunakan pada mobil Suzuki adalah OBD II.

Fungsi Diagnostic Tool atau Scan Tool bukan hanya untuk membaca fault pada sistem elektris mobil saja namun lebih dari itu. Alat ini juga dapat berfungsi untuk cek data list parameter mesin, me-register anak kunci Immobilizer(terkoneksi dengan security device melalui port USB), untuk menge-test beberapa aktuator pada mesin, mengecek tekanan hidrolik ABS dan lain-lain.

Beberapa Versi Suzuki Diagnostic Tool:

Versi Scan Tool Mobil Suzuki Sejak Generasi Pertama

Versi Scan Tool Mobil Suzuki Sejak Generasi Pertama

Sejak awal periode 90-an hingga kini sudah terdapat 4 versi Daignostic Tool atau Scan Tool untuk mobil Suzuki. Perubahan versi tersebut terjadi karena teknologi injeksi pada mobil juga sudah berkembang, jadi walaupun sama-sama menggunkan injekasi teknologinya sudah berbeda antara mobil periode 90-an dengan periode saat ini.

Keempat versi tersebut adalah:

  • Tech 1
  • Tech 2
  • SDT
  • SDT 2
MasMun Menggunakan Diagnostic Tool Untuk Seleksi Karimun Estilo Bekas

MasMun Menggunakan Diagnostic Tool Untuk Seleksi Karimun Estilo Bekas

Untuk setiap versi biasanya terdapat update software jika ada varian mobil yang baru diluncurkan namun memiliki batasan tertentu. Misalakan SDT versi lama sudah tidak ada update software-nya lagi sehingga hanya bisa digunakan pada Suzuki Ertiga generasi pertama, Karimun Estilo, dan Suzuki Splash. Sedangkan untuk Suzuki New Ertiga, Suzuki Ciaz dan Celerio sudah harus menggunakan SDT 2 walaupun masih tetap menggunakan tipe soket yang sama untuk menghubungkannya ke sistem pada mobil, yaitu tipe soket OBD II.

 

Topik: Kelistrikkan | Tagged , diagnostil pada mobil, obd2 ertiga, fungsi sdt suzuki scan tool, arti throt act input malf pada scan mobil suzuki plas, sistem security suzuki splash.

Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+