Perjalanan Jogja Pacitan Menggunakan Suzuki Karimun

1
Petunjuk Jalan Menuju Ke Pacitan

Petunjuk Jalan Menuju Ke Pacitan

Perjalanan Jogja – Pacitan adalah hal yang rutin Kami lakukan karena ada nenek dan saudara-saudara dari ibu yang tinggal di kota tersebut, biasanya kami menggunakan Kijang Innova karena membawa banyak anggota keluarga. Namun kali ini hanya membawa tiga orang dewasa(termasuk pengemudi) dan dua anak-anak, maka digunakanlah city car Karimun Estilo untuk membawa keluarga mengarungi rute tanjakan dan turun terjal yang tidak ada habisnya ketika menuju Kabupaten Pacitan di provinsi Jawa Timur.

Jika perjalanan luar kota Mobil Suzuki Karimun menuju Jakarta menempuh jalur mendatar khas jalan tol dan jalur Pantura maka kali ini rutenya jauh berbeda. Perjalanan luar kota menuju Pacitan jalannya hampir selalu naik turun, bisa dikatakan kontur jalan seperti itu hampir 90% perjalanan. Pada kesempatan kali ini Mas_Mun ingin mengetahui seberapa konsumsi bensin Karimun Estilo dengan mayoritas kontur jalan yang naik turun tersebut. Perjalanan diawali dengan berhenti di SPBU Pertamina terdekat dari rumah, langsung isi full-tank bensin rakyat alias Premium diikuti dengan me-reset trip meter ke angka nol untuk mengukur jarak tempuh secara keseluruhan begitu kembali dari tempat tujuan.

Bagasi City Car Karimun Malah Penuh Bahan Makanan

Bagasi City Car Karimun Malah Penuh Bahan Makanan

Awal perjalan jalanan masih datar dan lurus menuju sisi timur provinsi D.I Yogyakarta yaitu ke arah Prambanan lalu berbelok untuk memotong jalan ke arah Piyungan. Menaiki Bukit Patuk mulailah perjalanan naik turun tiada habisnya sampai kota Wonosari. Sesa’at sebelum memasuki kota Wonosari kontur jalan relatif datar, begitu keluar dari kota Wonosari kembali lagi dihadapkan dengan jalan tanjakan dan turunan yang berkelok hingga kota tujuan. Di tengah perjalanan di daerah yang bernama Pracimantoro dijumpai jalan aspal yang hancur parah dan pengaspalan yang hanya sebagian-sebagian, namun selebihnya aspal mulus yang berkelok begitu menggoda untuk menginjak pedal gas lebih dalam.

Melewati Daerah Giri Belah Dengan Tanjakan Panjang

Melewati Daerah Giri Belah Dengan Tanjakan Panjang

Melewati Kebun Jati yang Meranggas

Melewati Kebun Jati yang Meranggas

Tanjakan Berkelok Mendominasi Perjalanan

Tanjakan Berkelok Mendominasi Perjalanan

Jalan Menuju Pacitan Baru Saja Selesai Proyek Pelebaran

Jalan Menuju Pacitan Baru Saja Selesai Proyek Pelebaran

Singkat cerita total perjalanan Jogja – Pacitan -Jogja ditambah muter-muter kota Pacitan menempuh jarak 281,1 kilometer, sesampainya di jogja langsung mampir ke SPBU yang sama ketika akan berangkat dan membutuhkan 16,76 liter bensin premium untuk membuat tangki bahan bakar kembali full. Berarti rata-rata penggunan konsumsi bensin Karimun Estilo untuk perjalanan luar kota dengan jalanan yang di dominasi oleh tanjakan dan turunan berkelok kali ini adalah 16,77 Kilometer per liter.

Konsumsi Bensin City Car Suzuki Karimun Ke Jawa Timur

Konsumsi Bensin City Car Suzuki Karimun Perjalanan Ke Jawa Timur

Kesimpulannya: Konsumsi bensin mobil Suzuki Karimununtuk perjalanan menuju Pacitan lebih boros jika dibandingkan ketika Suzuki Karimun menuju Pekalongan melawati tol Semarang dan jalur Pantura yang bisa mencapai hingga 19 kilometer per liter, terbilang wajar karena topografi daerah yang dilalui juga sangat berbeda. Jalur Pantura lurus dan datar sedangkan perjalanan menuju Kota Pacitan didominasi tanjakan dan turunan terjal dengan muatan penumpang dan bagasi yang penuh. Apakah termasuk boros, bagaimana menurut Pemirsah?

Topik: Mengemudi | Tagged foto karimun kotak di jalan tanjakan, karimun wagon r untuk perjalanan jauh, petunjuk jalan jogja semarang, tanjakan pacitan, foto semarang-jogja naik mobil.

1 comment
  • rahmi
    July 24, 2016

    Wah, ternyata tujuan mudik mas_mun sama saya sama nih.. tapi mas_mun jaraknya lebih deket.
    karena hanya jogya-pacitan, lha kalo saya dari cikarang ke pacitan mas…
    Rasanya badan cuapek dan pegel semua, maklum kondisi jalannya ya seperti yang mas_mun katakan diatas..
    Berkelok-kelok dan banyak tanjakan-turunan, apalagi pas masuk wilayah pacitan menjelang pukul 19.00.
    Alhamdulillah mudik pake si mumun lancar dan tanpa halangan sampe tujuan dengan selamat.
    Konsumsi bahan bakar saya ngisi 2x (total rp.350.000) nyampe pacitan masih ada sisa, pokoke uirit deh..


Add comment

Email address will not be published. Required fields are marked with


+