7 Kelemahan Proton Exora Yang Wajib Kamu Pertimbangkan

2
Proton Exora Prime Turbo CFE

Proton Exora Prime Turbo CFE

Jika anda menginginkan mobil keluarga 7 penumpang tahun muda namun Toyota Avanza atau Suzuki Ertiga diesel terlalu mahal, maka Proton Exora ini adalah jawabannya. Harga bekasnya kurang dari 80 juta, mesin 1600 cc lebih besar dibandingkan rival-rivalnya, fitur komplit, body tebal dan bantingan suspensi senyaman Kijang Innova yang kelasnya lebih tinggi tentu merupakan pilihan yang menarik. Tapi ada baiknya kamu pertimbangkan dulu apa saja kelemahan Proton Exora yang di-import secara utuh dari negri jiran ini.

Sebenarnya yang membuat kita ragu dengan mobil ini adalah karena merek mobil ini yang tidak terlalu familier, walaupun pabrikannya hanyalah negara tetangga kita yaitu Malaysia. Dalam hal kualitas sebenarnya merek ini tidak perlu diragukan, dalam membangun mobil  pabrikan ini bekerja sama dengan pabrikan lain yang sudah terkenal seperti Mitsubishi atau Honda.

Bahkan salah satu jenis mesin yang digunakan pada Proton Exora, yaitu mesin CamPro merupakan hasil kerja sama dengan pabrikan mobil super car asal Inggris yaitu Lotus. Jadi secara kualitas sebenarnya tidak ada masalah, namun ada beberapa hal lain yang menjadi kelemahan mobil yang diluncurkan di Indonesia sejak tahun 2009 hingga 2015 ini.

Daftar Kelemahan Proton Exora

Berikut beberapa point daftar kelemahannya yang kami rangkum dari beberapa pengguna:

  • Material pelapis Interior kurang berkualitas
    Generasi awal Exora menggunakan dashboard dan door trim dengan warna abu-abu dan bahan plastik keras, kami merasa interiornya jadi terkesan murahan.
  • Dinamo Wiper kerap mati
    Air yang melewati kaca depan akan turun ke bagian bawah wiper yang disana terdapat dinamo penggerak wiper, entah kesalahan desain atau bagaimana dinamo tersebut kerap bermasalah karena terkena air. Namun hal itu dapat diatasi dengan mengganti dinamo wiper milik Suzuki Carry, Toyota Kijang atau Isuzu Panther.
  • Motor fan radiator kerap bermasalah
    Kadang mesin overheat atau kipas tetap berputar saat mesin sudah mati yang menandakan suhu mesin terlalu tinggi. Bisa karena relay-nya yang lengket, motor fan sudah lemah atau kabelnya yang sedikit bermasalah.
  • Oil Cooler Bocor
    Mobil ini telah dilengkapi oil cooler seperti pada mobil-mobil eropa yang berfungsi untuk menjaga agar temperatur oli tidak terlalu tinggi, namun terkadang oil cooler bocor sehingga ada tetesan oli.
  • Spare Part ori tidak mudah ditemukan
    Spare part ori semakin sulit ditemui dipasaran untuk bagian tertentu, terlebih sejak agen pemegang merek resminya yaitu Proton Edar Indonesia(PT. PEI) berhenti berjualan di tanah air sejak awal 2019 silam. Namun sebetulnya untuk part mesin banyak terdapat kesamaan dengan mobil Mitsubishi dan Suzuki.
  • Susah jualnya
    Karena mereknya asing maka ketika hendak menjual mobil ini akan lebih lama terjualnya, walaupun harganya murah.

Namun dibalik kelemahan Proton Exora tersebut mobil ini memiliki banyak keunggulan yang kami rasakan justru seperti mobil Eropa. Seperti suspensinya yang nyaman, menang jauh jika harus dibandingkan dengan mobil kelas Low MPV yang harga bekasnya lebih mahal.

Tampak Belakang Dengan Lampu LED

Tampak Belakang Dengan Lampu LED

Belum lagi kelengkapan fitur seperti Dual airbag, ABS, EBD, Door sensor, park sensor, immobilizer, dan cruise control. Sudah cukup itu saja fiturnya? Belum, adalagi fitur Driver Door Unlock, Actuator Heat Protection, Vehicle Door Reminder, Courtesy Room Lamp,Room Lamp Auto Diming, Follow Me Home Lamp, Intermittent Wiper yang dapat di setel, Auto Rear Wiper, Speed Sensitive Wiper Operation, Auto Hazard Decelaration, Lane Changing Assist dan beberapa fitur kecil yang tidak akan kita jumpai pada mobil Jepang direntang harga yang sama.

Sampe pusing kan bacanya, haha. 😀 😀  Ya itulah kelengkapan fitur pada proton Exora ini.

Pilih Exora Tipe Apa & Tahun Berapa?

Sejak pertama kali Proton Exora diluncurkan di Indonesia pada tahun 2009 terdapat beberapa tipe atau varian dengan berbagai tingkat kemewahan, selain itu terdapat dua pilihan mesin yang berbeda menurut tahun produksinya.

Mesin yang pertama pada Proton Exora adalah mesin CPS yaitu mesin Campro CPS berkapasitas 1600cc yang tanap tambahan Turbo. Kemudian mesin kedua yang muncul pada tahun 2013 yaitu mesin CFE yaitu mesin Charged Fuel Eficiency (CFE) yang sudah menggunakan turbo cahrger. Mesin CPS menggunakan pilihan transmisi manual 5 percepatan atau matic konvensional 4 percepatan. Sedangkan mesin CFE hanya menggunakan transmisi matic CVT tanpa ada pilihan transmisi manual.

Mesin CFE 1600cc Turbo

Mesin CFE 1600cc Turbo

Tipe-tipe Proton Exora yang pernah ada:

  1. Tahun 2009
    Proton Exora Executive menggunakan mesin CPS tersedia dalam transmisi manual 5 percepatan dan matic konvensional 4 percepatan. Lalu ada juga tipe Supreme yang hanya tersedia dalam pilihan  tansmisi matic.
  2. Tahun 2012
    Proton melakukan facelift dengan penambahan di tahun tersebut dan juga diluncurkan Exora Star yang merupakan tipe terendah. Grill depan lebih sederhana, tidak ada lampu kabut, Cover spion warna hitam dan velg kaleng dengan cover plastik.Selain itu pada generasi facelift kini pada tipe Executive, Proton memberikan sejumlah fitur tambahan berupa sensor parkir, jok semi kulit, dan DVD. Sedangkan pada tipe Premium, fitur semakin lengkap dengan pelapis jok kulit, kamera parkir depan, dan GPS.
  3. Tahun 2013
    Proton Edar Indonesia sebagai agen pemegang merek meuluncurkan Exora Bold dan Exora Prime yang mulai menggunakan mesin CFE 1600 cc dilengkapi turbo, eksterior body & velg, interior kulit & warna interior lebih mewah, fitur cruise control, transmisi sudah CVT(seperti Honda Jazz), ABS, EBD, rem cakram belakang, dan Dual air bags.

    Perbedaan keduanya adalah Exora Bold seat tengah segaris, kamera mundur di Spion tengah, TV DVD 1 ditengah pada bagian atap. Sedangkan tipe Prime jok tengah model captain seat (pisah), kamera mundur di head unit, TV 3 (1 di depan & 2 di headrest).

Foto Interior Proton Exora Bold

Foto Interior Proton Exora Bold

Jika anda berminat memang yang produksi tahun 2013 keatas dengan mesin CFE sangat modern dan bertenaga, namun jika sudah berumur akan lebih merepotkan dalam hal perawatan dan penggantian sapere part. Jika anda lebih mementingkan durabilitas atau daya tahan sebaiknya lebih memilih Proton Exora yang menggunakan mesin Proton CPS(Campro) dengan transmisi manual karena lebih sederhana dan minim perawatan.

Topik: lain-lain | Tagged , , , , kelemahan proton exora, kelebihan dan kekurangan proton exora, masalah proton exora, kekurangan proton exora, kelemahan mobil proton.

2 komentar
  • Lancerpickup
    December 15, 2019

    sebenarnya PEI masih ada, yang tersisa hanyalah divisi import sparepart, jadi untuk part masih banyak dan bisa dipesan melalui bengkel resmi proton di depok, ada rencana comeback 2-3 tahun kedepan setelah geely benar2 terjun melalui brand proton.


    • MasMun
      December 17, 2019

      Wah mantap bener donk kalo gitu om, Geely beli Proton dan mereka join masuk kembali ke pasar Indonesia. Kita sudah taulah kualitas Proton, tinggal nguatin brand dan jaringan layanan after sales service aja.


Tambah Komentar

Email anda tidak akan ditampilkan. Nama & Email wajib di isi


+