Ini Loh Sejarah Dan Detail Spek Daihatsu Charade di Indonesia

0
Tampak Samping Generasi G11

Tampak Samping Generasi G11 – Via:classicthrottleshop

Daihatsu Charade di pasaran dijual dengan rentang harga 10 juta hingga 30 juta rupiah membuatnya menjadi pilihan favorit calon pemilik mobil yang ingin beralih dari sepeda motor. Dengan bentuknya belakangnya yang tanpa buntut, atau disebut juga dengan istilah hatchback membuatnya terlihat kompak dan manis.

Tapi jangan salah, daihatsu Charade ada juga versi sedan yang punya bagasi pada bagian belakangnya. Untuk lebih detailnya, kami akan bahas satu persatu generasi dan tipe Daihatsu Charade yang pernah dijual di Indonesia, beserta harganya di pasaran mobil bekas.

Daihatsu Charade pertama dijual di Indonesia pada tahun tahun 1977 dengan generasi pertamanya yang berkode G10. Bentuknya pipih dan sangat jadul sekali dengan spion berada di samping kap mesin khas mobil tahun segitu.

Kemudian pada tahun 1983 keluar Charade baru dengan kode G11 dengan desian yang lebih baik. Saingan generasi G11 ini pada saat itu adalah Toyota Starlet Kapsul dan Suzuki Forsa. Hingga saat ini ketiga mobil itu masih bersaing di pasar mobil bekas dengan harga dibawah 30 juta-an.

Lalu pada tahun 1988 keluar  yang baru lagi dengan desain body yang lebih moderen, Yaitu Daihatsu Charade CX dengan kode G100. Generasi ini menggunakan body dengan desain baru yang lebih modern namun mesin dan fitur-fiturnya masih sama dengan yang lama.

Lalu muncul generasi terakhir dengan kode G102, unntuk generasi terakhir tersebut Daihatsu sudah mulai berbagi platform, alias satu basis digunakan untuk dua mobil. Yang versi pendek/hatchback di generasi ini dikenal dengan nama Charade Winner dan versi sedan Charade dikenal dengan Charade Classy. Untuk generasi ini diproduksi cukup lama, hingga akhirnya Daihatsu memutuskan untuk top jualan pada krisis ekonomi 1998 silam.

Sejarah Generasi Charade di Indonesia

Berikut ini kami ulas detail Daihatsu Charade dari generasi ke generasi. Daihatsu menamai masing-masing generasi Charade dengan kode yang di awali huruf G, ini semacam kode body. Kalau pada mobil BMW seperti E30, E34, E36, E46 atau F30. Namun kode ini merujuk kepada generasi body bukan nama tipe yang disebut pada saat jualan.

Generasi G10-G20 atau Daihatsu Charade XG

Daihatsu Charade G10 Generasi Pertama

Daihatsu Charade G10 Generasi Pertama – via:Wheelsage

Generasi Pertama adalah dari Daihatsu Charade dengan kode G10 bentuk body-nya terlihat lebih pipih dari hatchack kebanyakan yang baru muncul kemudian di tahun 80-an, wajar karena boleh dibilang G10 ini adalah salah satu sesepuh mobil hatchback di Indonesia.

Di Indonesia Charade yang disebut dengan versi XG ini hanya dijual dalam versi 5 pintu(include pintu bagasi), padahal untuk versi luar negeri terdapat versi 3 pintu. Charade ini diawal kelahirannya yaitu pada tahun 1977 menggunakan lampu depan berbentuk lampu bulat, ini yang beri nama G10. Namun kemudian pada tahun 1981 mengalami sedikit perubahan yaitu kedua lampunya berubah menjadi kotak lalu diberi kode Charade G20.

Lampu Kotak G20

Lampu Kotak G20 – Via:Cardomain

Daihatsu Charade G10 dan G20 menggunakan mesin berkode CB-10 berkonfigurasi 3 silinder dengan kapasitas 993 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 55 Ps pada putaran mesin 55 rpm dan torsi yang dihasilkan sebesar 77 Nm pada 2800 rpm yang menjadikan mobil ini enteng untuk melahap tanjakan bahkan dengan penumpang penuh. Dengan catatan kalau kondisi mesinnya sehat hehe.

Generasi G11 atau Daihatsu Charade CS

Generasi kedua adalah Charade G11 pertama keluar tahun di Indonesia pada tahun 1983. Body-nya berubah total dari versi sebelumnya, kali ini bentuknya lebih gemuk dibanding generasi sebelumnya.

Generasi Charade G11

Generasi Charade G11 Via:classicthrottleshop

Saat keluar pertama kali generasi G11 ini muncul dengan lampu depan yang berbentuk kotak  yang posisinya agak masuk ke dalam, atau kalau anak 90-an biasa menyebutnya dengan lampu colok. Lalu grille atau lubang angin depannya berbentuk lubang-lubang besar berbentuk pola sarang lebah.

Pada tahun 1985 Daihatsu Charade G11 keluar versi facelift dengan bentuk lampu depannya yang lebih manis. Versi ini dikenal pula dengan Charade CS, dengan ciri khas lampu depan berbentuk trapesium mengikuti kemiringan dari grill dan di sisi luarnya sudah menyambung dengan lampu sein. Bentuk permukaan lampunya juga sudah rata dengan grille dan ujung kap mesin.

Di generasi Daihatsu Charade CS inilah mulai berhadapan dengan rivalnya sesama mobil hatchback lain keluaran Toyota yaitu Starlet seri 70 yang fenomenal.

Charade CS G11 Indonesia

Charade CS G11 Indonesia

Untuk bentuk interior Charade G10 ini warna dashboardnya berubah menjadi gelap(generasi sebelumnya warna hijau krem). Baik G10 versi awal atau yang sudah facelift tidak ada perubahan pada interiornya, bentuk dashbord kedunya sama saja, untuk panel instrument panel hanya ada petunjuk speedometer, indikator bensin, suhu mesin tanpa ada petujuk rpm/putaran mesin.

Di sektor dapur pacu mesin yang digunakan adalah berkode CB23 masih melanjutkan ciri khas pendahulunya yaitu dengan konfigurasi 3 silinder. Dengan spek mesin SOHC, 6 katup menggunakan karburator yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 52 Ps di putaran mesin 5600 rpm. Dan torsi yang dapat dihasilkan sebesar 75 Nm pada 3200 rpm. Mesin ini digunakan pula pada Daihatsu Hijet 1000 sehingga spare part penggantinya mudah dicari di toko onderdil.

Daihatsu Charade Turbo
Selain menggunkan mesin CB23 ada pula Daihatsu Charade CS yang menggunakan mesin 1000 cc dengan kode CB60 Turbo. Walau sama-sama SOHC 6 katup namun dengan penambahan turbo keluaran IHI tenaga yang dihasilkan jadi lebih besar, yaitu 68 Ps pada 5500 rpm. Tranmisi-nya menggunakan 5 percepatan padahal di versi yang Non-Turbo hanya menggunakan 4 percepatan.

Versi yang lebih bertenaga ini dikenal dengan nama Daihatsu Charade Turbo G11R, namun sayangnya unitnya jarang sekali. Selain itu rata-rata di usinya yang sudah menginjak 30 tahun ini unit Turbo-nya sudah pada bermasalah sehingga banyak yang dicopot sehingga tidak berbeda dengan yang versi biasa bermesin CB20.

Daihatsu Charade Turbo G11R

Daihatsu Charade Turbo G11R – Via:WasabiCars

Diluar negeri ada berbagai macam tipe Charade G11 – CS. Ada yang G11 biasa, ada G11 turbo, lalu ada keluaran versi tuning house yaitu ada Charade G11 Detomaso, dan Charade G11 Detomaso 926R yang paling bertenaga.

Saya sendiri sempat memiliki generasi CS ini, kesan yang muncul saat mengemudikan Charade G11 CS adalah mobilnya lincah karena bentuknya yang kecil. Selain itu walaupun belum menggunakan power steering tapi setirnya tidak berat apalagi kalau sudah jalan dan satu hal, pedal kopling terasa enteng walaupun belum hydraulic. Karakter gigi 1 dan 2 nafasnya panjang, sehingga pas untuk berajalan di kemacetan. Namun sayangnya walaupun sudah menggunakan rem cakram dan booster rem-nya terasa agak kurang pakem shingga perlu diinjak lebih keras pada saat melambatkan mobil dari kecepatan tinggi.

Generasi G100 atau Daihatsu Charade CX

Daihatsu Charade generasi ketiga yang dijual rentang tahun 1988-1990 diberi kode G100, kali ini desain body-nya kembali lagi jadi pipih alias tidak tinggi. Akibat bod-nya yang pipih atau pendek itu ruang kabin terasa sempit. Generasi ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1988.

Untuk generasi G100 ini di Indonesia dikenal dengan versi  Daihatsu Charade CX. Pada genersi ini masih belum dibekali berbagai fitur yang berbau elektris, alias masih mengandalkan kesederhanaan kakaknya yaitu versi G11 CS yang ber-body kotak itu.

Generasi G100 dengan nama CX Di Indonesia

Generasi G100 dengan nama CX Di Indonesia – OLX

Karena itu Daihatsu Charade CX belum dilengkapi fitur power window, power steering, dan central lock. Walaupun belum ada power steering tapi sebenarnya putaran setirnya juga tidak berat kok. Namun ketiadaan fitur power window dan central lock memang cukup terasa merepotkan dalam penggunaan sehari-hari di zaman sekarang.

Mesin yang digunakan oleh Charade CS ini masih menggunkan mesin yang sama dari pendahulunya yaitu berkode CB tiga silinder dan kapasitas 1000cc. Jadi spek tenaga dan torsi yang dihasilkan juga sama persis. Boleh dikatakan generasi CX atau G100 ini hanya ganti body saja dengan yang berdesain lebih modern.

Generasi G102 atau Daihatsu Charade Winner

Basis body G102 di Indonesia digunakan pada Charade Winner(tanpa buntut/hatchback) dan yang versi sedan yaitu Daihatsu Classy. Jika diperhatikan bentuk bodnya yang hatchback ini mirip-mirip dengan pendahulunya yaitu G100 atau Charade CX.

Makanya banyak yang salah sebut dikiranya CX sama dengan Charade Winner padahal beda, karena jika dari exterior yang membedakan hanyalah bemper-nya saja. Padahal spek mesin dan fitur-fiturnya jauh berbeda.

Charade Winner G102 Dengan Fitur Lengkap

Charade Winner G102 Dengan Fitur Lengkap

Mesin yang digunakan pada Charade Winner atau Classy ini sudah menggunakan mesin baru dengan kode penamaan HC-C berkapasitas 1300 cc. Mesin baru ini meninggalkan ciri khas mesin seri CB sejak Charade generasi awal, yaitu mesinnya sudah ber-konfigurasi 4 silinder, bukan 3 silinder lagi.

Sehingga mesin Charade Winner dan Classy selain lebih bertenaga, getarannya juga lebih halus. Masih menggunakan teknologi SOHC, tapi jumlah katupnya menjadi 16valve(4 katup tiap silinder). Mesin 4 silinder ini dapat mengeluarkan tenaga hingga 89 Hp pada 6500rpm dan torsi 105Nm pada putaran mesin 4000rpm.

Pada generasi G102 yang dijual sejak tahun 1990 hingga berakhir pada 1998 fitur yang dimilikinya sudah lebih cukup, tidak kurang dengan mobil-mobil era tahun 2019 ini. Sebut saja power window, power steering, central lock hingga spion electric mirror.

Foto Interior Winner Hatchback

Foto Interior Winner Hatchback

Pada masanya dulu versi Daihatsu Charade sedan yaitu Classy bertarung dengan Suzuki Esteem dalam hal penjualan, sehingga keduanya punya fitur dan dimensi body yang mirip. Namun untuk kapasitas mesin Suzuki Esteem sedikit lebih besar.

Di era 90-an banyak yang menggunakan Charade Winner untuk turun di ajang drag race Sentul, kebanyakan Winner yang turun sudah swap engine dengan mesin Daihatsu Feroza yang CC-nya lebih besar yaitu 1600 cc. Tidak heran larinya jadi sangat kencang dan sering menjuarai balapan.

Spesifikasi Charade Winner

Dimensi Body
Panjang (mm) 3.680
Lebar (mm) 1.615
Tinggi 1.0 (mm) 1.384 mm
Tinggi Atoz 1.1 (mm) 1.615 mm
Kode Body G102
Mesin
Kode Mesin HC-C SOHC
Isi Silinder (cc) 1300
Jumlah Katup 16 valves
Jumlah Silinder 4 in line
Diameter X Langkah (mm) 76.0 mm × 71.4 mm
Daya Maksimum (Hp/rpm)  89 Hp @ 6500rpm
Torsi Maksimum (Nm/rpm) 105Nm @ 4000rpm
Transmisi
Manual 5 Percepatan
Kapasitas
Penumpang (orang) 5 dewasa
Tangki Bensin (liter)

Baca Juga: Review Lengkap Daihatsu Ceria.

Daftar Harga Daihatsu Charade

Dipasaran mobil bekas harga Daihatsu Charade seken bisa dipetakan berdasarkan generasinya antara 10juta(bahakan bisa dibawah itu) hingga 30 juta-an untuk yang generasi paling mudanya yaitu Winner dan Classy.

Namun sebenarnya tidak ada patokan pasti untuk mobil bekas yang dengan umur diatas 20 tahun, bila ada yang kondisinya original dan masih terawat bagus bisa saja harganya menembus 40 atau bahkan 50 juta rupiah. Berikut ini kami sajikan daftar harga yang dirangkum dari berbagi situs jual beli mobil  bekas.

Harga Daihatsu Charade

Tipe Harga
Daihatsu Charade XG – G10, G20 Rp 13 – 17.000.000
Daihatsu Charade CS – G11 Rp 18 – 23.000.000
Daihatsu Charade CX – G100 Rp 16 – 25.000.000
Daihatsu Charade Winner – G102 Rp 20 – 30.000.000

Jadi setelah mengenal sejarah Generasi dan tipe-tipe Daihatsu Charade yang ada di Indonesia, maka sesuaikan budget dan tentukan generasi mana yang siap anda pilih. Perhatikan pula kondisinya secara detail terutama bagian kolong Charade yang kemungkinan sudah muncul karat.

Topik: lain-lain | Tagged , , , , , , , charade, charade Indonesia, daihatsu charade indonesia, Dapur pacu charade turbo, charade g11 indonesia.

Tambah Komentar

Email anda tidak akan ditampilkan. Nama & Email wajib di isi


+